
Photo
JawaPos.com - Hana Saraswati kini sedang menjalani syuting sinetron stripping. Di tengah menjalani syuting kejar tayang, dia dituntut harus bisa menyeimbangkan fisiknya supaya kondisi kesehatannya tidak ambruk seperti yang sempat dialami beberapa artis.
Perempuan kelahiran Pasadena, California, Amerika Serikat, 3 Desember 1996, itu memiliki cara tersendiri supaya tetap sehat meski hari-harinya selalu berada di lokasi syuting. Salah satu cara yang dilakukannya dengan memanfaatkan waktu break syuting beristirahat.
“Aku biasanya selalu menyempatin tidur selagi masih memungkinkan disela-sela waktu syuting,” ujar Hana Saraswati dalam acara visit virtual ke lokasi syuting sinetron Buku Harian Seorang Istri (BHSI), belum lama ini.
Selain itu, Hana juga menjaga daya tahan tubuhnya selalu prima dengan mengonsumsi makanan tepat waktu. Dengan curahan perhatian yang demikian besar dan tenaga diforsir saat melakukan syuting, dia merasa sangat perlu makan bergizi dan tepat waktu.
Selain itu, Hana Saraswati juga menyempatkan olahraga sejenak untuk melenturkan badan. Cara olahraga tidak melulu lari atau sejenisnya. Bisa juga dilakukan dengan cara fun seperti membuat konten video pendek bersama teman-teman lain.
Hana juga mengungkapkan rasa syukurnya karena syuting yang dijalaninya untuk sinetron tayangan SCTV ini menerapkan syuting tepat waktu. Proses syuting dimulai pukul 10.00 WIB dan harus berhenti maksimal pukul 00.00 WIB. Selesai atau tidak proses syuting jika sudah waktunya habis maka harus disudahi.
Peran Alya yang diperankan Hana Saraswati dalam BHSI memang mencuri perhatian penonton dan warganet di media sosial. Banyak yang memuji kualitas akting yang ditunjukkan Hana sebagai pelakor. Dia diceritakan berusaha merebut Dewa (Cinta Brian) dari Nana (Zoe Abbas) demi harta.
Hana Saraswati mengatakan karakter yang diperankannya dalam sinetron ini jauh banget dari karakter dirinya. Namun demi menghidupkan peran sebagai seorang pelakor, dia pun melakukan observasi ke lingkaran pertemanannya yang juga seorang pelakor.
“Untuk memerankan karakter ini, aku melakukan observasi, cari referensi bertanya dan mendengar dari pengalaman orang lain. Karena aku nggak pernah mengalaminya,” tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=b2-EcfPEOaQ

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
