
M. Sani bersama Yance Mailuhu dan Enteng Tanamal (punggawa awal grup Zaenal Combo, Pantja Nada)./istimewa
JawaPos.com - Drummer sekaligus penulis lagu senior, M. Sani, meninggal dunia pada hari ini Minggu (4/7). Ia menghembuskan napas terakhir saat dalam keadaan tidur.
Kabar meninggalnya M. Sani diungkapkan Pengamat Musik Stanley Tulung. Menurutnya, drummer terbaik era 60-an dan 70-an itu meninggal di rumahnya yang terletak di Jalan Panjang arteri Kelapa Dua Kebon Jeruk Jakarta Barat.
"Jam 2 tadi diperkirakan (meninggalnya). Tapi nggak pasti soalnya dia lagi tidur," ujar Sanley Tulung kepada JawaPos.com.
Stanley Tulung mengungkapkan sepak terjang M. Sani di industri musik Indonesia. Menurutnya, sosok low profile itu merupakan penggebuk drum band-band top pada masanya. Yaitu Zaenal Combo, Pantja Nada dan 4 Nada dan Favorite Group (formasi awal).
"Kalau kita tahu session drummer terbaik era 80 - 90 alm. Uce Haryono, di era 60 - 70 adalah M. Sani. Bisa dibilang Uce adalah suksesor dari M. Sani," tuturnya.
Diungkapkan Stanley Tulung lebih lanjut, M. Sani juga pengawal tempo (drummer) banyak rekaman seperti Bob Tutupoly, Tetty Kadi, Anna Manthovani, Patty Bersaudara, Titik Sandhora, Muchsin Alatas, Benyamin Sueb, Broery Pesulima, Bimbo (tahun 1974 - 1978), Sari Koeswoyo serta PAHAMA di album awal.
"Dia juga pengawal ritme banyak hits seperti Widuri, Tinggi Gunung Seribu Janji yang dipopulerkan Bob Tutupoly, Mak Inem Tukang Latah dari Adi Bing Slamet dan masih banyak lagi lainnya," tuturnya.
Selain penggebuk drum, M Sani juga penulis lagu handal. Salah satu lagu ciptaannya adalah Mungkinkah yang dipopulerkan oleh Kris Biantoro dan kemudian dinyanyikan ulang oleh Broery Marantika, Rio Febrian, Emilia Contessa dan Irjen Pol (Purn) Royke Lumowa.
"Dia juga membuka jalan bagi Fuad Hassan (drummer) masuk ke level atas musik Indonesia dengan menggantikan dirinya di Zaenal Combo. Di lagu Gang Kelinci Lilis Suryani, dia yang main drum," ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
