
Legenda musik Jepang Haruomi Hosono. (istimewa)
JawaPos.com - Legenda musik Jepang Haruomi Hosono kembali menghadirkan karya baru. Di usia 79 tahun, musisi yang dikenal sebagai salah satu pionir musik elektronik tersebut merilis single “Sincerely”, lagu yang menjadi bagian dari album studio ke-23, Yours Sincerely, yang dijadwalkan terbit pada 11 September 2026 melalui Ghostly International.
“Sincerely” menjadi kelanjutan dari “Note of Mothership”, single pertama yang lebih dulu diperkenalkan untuk membuka perjalanan menuju album terbaru Hosono. Kali ini, ia mengajak pendengar menyelami gagasan sederhana tetapi memiliki makna mendalam, yakni ketulusan.
Secara harfiah, “sincerely” berarti dengan tulus atau dari hati. Kata tersebut juga umum digunakan sebagai penutup surat dalam bahasa Inggris. Bagi Hosono, makna tersebut memiliki hubungan erat dengan gagasan utama yang ingin ia sampaikan melalui Yours Sincerely.
Proses penggarapan album tersebut berlangsung selama sekitar dua tahun. Dalam periode tersebut, Hosono banyak mengeksplorasi bagaimana sejumlah konsep Jepang seperti omoiyari (kepedulian terhadap perasaan orang lain), jihi (belas kasih), dan boseiai (kasih keibuan) dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris tanpa kehilangan makna aslinya.
Hosono sempat mempertimbangkan kata compassion sebagai padanan yang paling dekat. Namun, ia merasa istilah tersebut belum sepenuhnya mewakili kedalaman omoiyari. Konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan ikut merasakan penderitaan orang lain, tetapi juga kemampuan untuk turut merasakan kebahagiaan mereka.
Dari pencarian tersebut, Hosono akhirnya memilih kata yang lebih sederhana dan akrab, yakni “Sincerely”.
“Saya memilih untuk tidak menggunakan ‘compassion’. Sebagai gantinya, saya beralih pada kata yang lebih familiar dan sering digunakan untuk menutup sebuah surat bertajuk ‘Sincerely’,” ujar Hosono dalam keterangannya.
Pilihan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam musik dengan pendekatan yang personal. “Sincerely” membawa Hosono kembali pada karakter musik Amerika era 1950-an, periode yang turut memberi warna terhadap perjalanan musikalnya. Namun, ia tidak sekadar bernostalgia. Pengaruh tersebut digunakan sebagai pijakan untuk mengeksplorasi kembali arti “sincerely” sebagai sesuatu yang berasal dari hati.
Menariknya, gagasan tersebut disampaikan Hosono melalui lirik berbahasa Jepang. Perpaduan antara referensi musik Amerika dan bahasa Jepang membuat “Sincerely” menjadi ruang pertemuan antara masa lalu, identitas budaya, serta cara Hosono memaknai ketulusan di masa kini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
