
TikToker Riswandi. (istimewa)
JawaPos.com - Perubahan sistem algoritma di platform media beberapa waktu belakangan mengubah pola kerja para konten kreator di Tanah Air. Hal itu terkadang menjadi tekanan mental dan sempat dialami TikToker Riswandi.
Performa video yang naik turun, jumlah penonton yang sulit diprediksi, hingga tuntutan untuk terus menghasilkan konten membuat banyak pekerja digital menghadapi tekanan mental.
Bagi konten kreator, angka views, likes, komentar, dan interaksi bukan sekadar statistik, tetapi sering kali menjadi tolok ukur keberhasilan sebuah karya.
Ketika performa akun mengalami penurunan secara tiba-tiba, sebagian kreator mulai mengalami kecemasan hingga mempertanyakan kualitas konten yang mereka buat.
Fenomena tersebut membuat isu kesehatan mental di kalangan konten kreator semakin mendapat perhatian. Tekanan untuk selalu aktif di dunia maya, menjaga eksistensi, serta memenuhi ekspektasi audiens dapat memicu kelelahan emosional atau burnout jika tidak dikelola dengan baik.
Selain tekanan dari algoritma, tantangan lain yang dihadapi kreator adalah sulitnya memisahkan kehidupan pribadi dengan pekerjaan. Keharusan untuk selalu terhubung dengan pengikut membuat batas antara ruang privat dan profesional kadang semakin tipis.
Kondisi ini juga dirasakan oleh kreator konten TikTok asal Bulukumba, Riswandi. Pria kelahiran 20 Maret 2000 tersebut mengungkapkan bahwa perubahan performa algoritma sempat memengaruhi kondisi pikirannya sebagai seorang konten kreator.
Riswandi mengaku pernah merasa stres ketika jumlah penonton kontennya mengalami penurunan drastis. Menurutnya, terlalu fokus terhadap angka justru bisa menghambat kreativitas dan membuat proses membuat konten terasa menjadi beban.
"Pasti pernah stres dan overthinking kalau views tiba-tiba anjlok gara-gara algoritma. Cara mengatasinya, aku biasanya berhenti mengecek analytics sementara. Fokus balik bikin konten yang memang aku enjoy saja, daripada pusing memikirkan angka terus,” jelas Riswandi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022