
Artis Sarwendah. (Instagram: sarwendah29)
JawaPos.com - Permintaan maaf Sarwendah melalui sebuah video diunggah di akun media sosialnya mendapat tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satunya, ditanggapi oleh Pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra.
Menurutnya, dalam menilai seseorang tulus atau tidak saat menyampaikan permohonan maaf dapat dilihat dari indikator verbal dan nonverbal. Sarwendah dinilai tidak memenuhi syarat ketulusan ketika meminta maaf.
"Ada penanda-penanda verbal maupun nonverbal yang kelihatan cukup jelas dalam klarifikasi atau permohoban maaf Sarwendah. Kalau ditanya apakah apa yang disampaikan Sarwendah tulus sebagai suatu permintaan maaf, jawabannya tidak," kata Kirdi Putra.
Menurut dia, permintaan maaf Sarwendah tidak memenuhi syarat untuk dapat dikatakan sebagai permintaan maaf yang tulus. Kursi Putra mengakui bahwa Sarwendah memenuhi salah satu syarat. Namun, Sarwendah dinilai tidak memenuhi syarat yang lainnya.
"Dia memang menyebutkan siapa yang minta maaf, dia menyebut saya atau Sarwendah minta maaf.Tapi dia tidak menyebutkan secara spesifik kepada siapa dia minta maaf," kata Kursi Putra.
Menurut dia, sebuah permintaan maaf dapat dinilai secara verbal tulus atau tidak apabila dia menyebutkan permintaan maaf kepada yang bersangkutan secara spesifik.
"Dia memang menyebutkan keluarganya, menyebutkan anak-anaknya, menyebutkan penggemarnya. Tapi yang menjadi sasaran tembakan kata-kata dia yang sifatnya kasar atau dalam tanda petik nyinyir atau nyindir, kan nggak disebutkan nama orangnya," papar Kirdi.
Sebelumnya, Sarwendah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang dia lakukan di media sosial buntut atas pernyataan kasarnya saat sesi live atau siaran langsung.
Sarwendah dalam permintaan maafnya melalui sebuah video hampir 3 menit tidak menyebutkan nama Ruben Onsu sama sekali. Padahal, dia berkomentar kasar saat siaran langsung diduga untuk tujuan menyindir Ruben Onsu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022