
Sukhdev Singh dan Bunga Zainal tidak patah semangat laporan kasus penipuan investasi batu bara jalan di tempat. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sukhdev Singh dan Bunga Zainal tidak patah semangat terus berusaha memperjuangkan keadilan atas kasus dugaan penipuan yang mereka alami dalam kasus investasi di bidang batu bara dengan nilai kerugian fantastis mencapai miliaran rupiah.
Sukhdev Singh dan Bunga Zainal dengan ditemani kuasa hukumnya mendatangi Bareskrim Polri pada hari ini untuk menanyakan perkembangan pengaduannya terhadap oknum penyidik yang dinilai tidak profesional dalam menangani perkara kasus penipuan.
"Jujur saja sebenarnya kami sangat kecewa. Kenapa sangat kecewa? Karena surat kami itu masuknya 13 Mei tapi baru mau didisposisi dialihkan ke Divpropam Polda Metro dan belum dikirim juga sampai hari ini sudah tahap 2 minggu," kata Tommy Sinulingga saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (2/6).
Pihak Bunga Zainal menaruh harapan besar kepada Divpropam untuk mengawasi sekaligus menindak tegas apabila ada oknum polisi yang tidak profesional dalam bekerja.
Baca Juga:Fabiola, Mantan Istri Reza SMASH Jadi Tersangka Kasus Penipuan Online Jaringan Internasional
"Kami sebenarnya sangat mengharapkan kehadiran kita di sini akan langsung direspons ataupun diambil keterangan secara langsung apa-apa saja. Namun ternyata ini masih di level baru mau dilimpahkan ke Divpropam Polda Metro," tuturnya.
Pihak Sukhdev Singh dan Bunga Zainal menaruh harapan besar kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk ikut memantau atau memberikan atensi atas perkara yang dilaporkannya karena sudah cukup lama mengendap tanpa ada perkembangan signifikan.
"Karena sudah hampir 2 tahun perkaranya, perkara kasus penipuan tidak memberikan kepastian hukum dalam hal ini di level naik siapa penetapan tersangkanya," ungkapnya.
Pihak Sukhdev Singh dan Bunga Zainal menduga ada banyak kejanggalan dalam penanganan kasus penipuan dengan modus investasi di bidang batu bara. Mereka meyakini dua alat bukti yang diberikan sebenarnya sudah sangat tercukupi untuk menaikkan perkaranya.
"Sampai ahli pun dalam hal ini kejanggalannya ada. Ini benar-benar oknum penyidiknya kalau bisa dicopot saja," ungkap Tommy Sinulingga.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
