
Film thriller investigatif Autopsy: Dead Body Can Talk yang mengangkat dunia forensik sebagai pusat cerita. (Istimewa)
JawaPos.com–Industri perfilman nasional kembali menghadirkan gebrakan baru lewat. Diperkenalkan bertepatan dengan momentum Hari Film Indonesia, karya ini menawarkan perspektif segar dalam pengembangan narasi di layar lebar Tanah Air.
Berbeda dari film kebanyakan, Autopsy membangun alur dari proses ilmiah dalam mengungkap fakta melalui tubuh korban. Di ruang otopsi, setiap luka, jaringan, hingga detail fisik menjadi petunjuk penting untuk merangkai kebenaran yang tersembunyi.
Film bergenre thriller investigatif ini tidak hanya menonjolkan sisi dramatik, tetapi juga membawa pendekatan edukatif. Proses otopsi digambarkan sebagai bagian krusial dalam penegakan hukum, sekaligus sarana ilmiah untuk mengungkap penyebab kematian secara objektif.
Pendekatan realistis menjadi kekuatan utama. Terinspirasi dari praktik nyata dunia forensik melalui perspektif Sumy Hastry Purwanti, proses produksi dilakukan dengan riset mendalam. Mulai dari identifikasi luka hingga analisis medis, semua disajikan secara profesional dan berbasis kaidah ilmiah.
Film ini diproduksi Karya Kreatif Utama sebagai upaya menghadirkan sinema yang tak hanya kuat secara cerita, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan relevansi sosial. Lebih dari sekadar hiburan, Autopsy: Dead Body Can Talk mengajak penonton memahami bahwa kebenaran tidak selalu datang dari kesaksian verbal.
Dalam banyak kasus, tubuh yang tak bernyawa justru menyimpan fakta paling jujur untuk membuka tabir peristiwa. Kehadiran film ini menjadi sinyal bahwa sinema Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih berani, berbasis riset, dan eksploratif dalam mengangkat tema yang sebelumnya jarang disentuh.
Baca Juga:Avenged Sevenfold Gelar Konser di Jakarta pada 10 Oktober, Simak Harga dan Cara Beli Tiketnya
Film ini pun dinilai berpotensi membuka ruang baru bagi pengembangan film investigatif yang lebih tajam dan edukatif ke depan. Sutradara Ozan Ruz menyampaikan visinya terhadap film tersebut.
”Autopsy adalah perjalanan menembus batas antara hidup dan mati, di mana tubuh menjadi saksi terakhir dari kebenaran yang tak bisa dikubur. Melalui visual yang intim dan atmosfer yang menekan, film ini mengajak penonton menyelami perjalanan Dr. Sumy Hastry dalam merangkai kebenaran hingga menyadari bahwa kebenaran selalu menemukan jalannya, dengan cara yang tak terduga,” ujar Ozan Ruz.
Film ini melibatkan AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan sebagai Executive Producer. Sementara kursi produser Fariz Stanzah dan Marsa Moesa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
