
Nikita Mirzani zaat bercerita tentang tagihan listrik yang mencapai puluhan juta. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri Serang akhirnya memutuskan menahan artis kontroversial Nikita Mirzani terkait kasus pencemaran nama baik laporan Dito Mahendra. Penahanan ini dilakukan usai pelimpahan berkas tahap 2 berikut dengan tersangka oleh penyidik Polresta Serang Kota, Selasa (25/10). Perempuan yang akrab disapa Niki resmi ditahan di Rutan Serang, Banten, terhitung sejak hari ini hingga 20 hari ke depan.
Kepala Kejaksaan Negeri Serang Freddy D Simanjuntak mengungkapkan alasan subyektif dan obyektif di balik penahanan tersangka Nikita Mirzani. Pertimbangan ditahan pertama, alasan obyektif yaitu Pasal 21 Ayat 4 ancaman pidananya di atas 5 tahun.
"Kemudian alasan subyektif adalah Pasal 21 Ayat 1 KUHAP mengatakan agar tidak mengulangi perbuatannya, tidak melarikan diri, dan tidak menghilangkan barang bukti," jelas Freddy D Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (25/10).
Dia mengakui Nikita Mirzani sempat berteriak di ruangan Kejari Serang lantaran menolak untuk ditahan. Freddy menilai hal itu sangat manusiawi. Apalagi saat kasusnya masih bergulir di Polresta Serang Kota tidak dilakukan penahanan terhadap ibu 3 anak tersebut.
Meski Nikita Mirzani sempat menolak untuk ditahan, dia memastikan pendekatan yang dilakukan sangat persuasif. Sampai akhirnya Nikita mau keluar dari ruangan Kejari Serang menuju ke Rutan Serang dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.
"Kita sudah antisipasi, kita sudah persiapkan sehingga hari ini terlaksana tahap 2 dan dilakukan penahanan," tandasnya.
Diketahui, Nikita Mirzani dilaporkan Dito Mahendra ke Polresta Serang Kota pada 16 Mei 2022. Dia dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik buntut dari unggahannya di akun media sosial.
Laporan Dito kepada Nikita Mirzani teregister dengan nomor perkara LP/B/263/V/2022/SPKT.C/POLRESTA SERANG KOTA/POLDA BANTEN. Dia dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) UU ITE dan Pasal 311 KUHP.
Dalam perjalanan kasus ini, Nikita Mirzani ditetapkan tersangka dan sempat mau dijemput di kediamannya pada 15 Juni 2022 lalu namun gagal. Pada 21 Juli 2022, Nikita dijemput paksa sejumlah petugas kepolisian saat sedang berada di Mal Senayan City Jakarta. Niki kemudian dibawa ke Polresta Serang Kota.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
