
Arif Defri Arianto.
JawaPos.com–Wajahnya saja sudah tidak asing lagi. Terutama bagi penggemar film-film FTV di layar kaca. Dari situ penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Liga Dangdut Indonesia dan D’Academy 5 merintis karirnya sebagai aktor.
Bernama lengkap Arif Defri Arianto, Defri mewakili Provinsi Riau dalam Liga Dangdut Indonesia 2020 dan mewakili Kabupaten Kampar dalam ajang D’Academy 5. Sayangnya, dia tidak berhasil jadi yang terbaik dalam kedua ajang tersebut.
Pada September 2022, Defri mencoba peruntungan dengan menjadi aktor dalam film FTV Pintu Berkah yang diproduksi salah satu stasiun televisi swasta. Jadi setelah gagal di D’Academy, dia kemudian ditarik salah satu production house yang memproduksi film-film FTV.
’’Berawal dari situ, saya memulainya dari peran pembantu,’’ kenang Defri.
Oktober 2022 dia memulai akting dalam film pertamanya. Dari peran pembantu itulah kemudian kemampuan Defri dianggap sudah mumpuni jadi seorang aktor. Dia pun naik level.
’’Setelah itu saya selalu mendapatkan peran utama. Sampai sekarang saya jadi pemeran utama,’’ sebut Defri, aktor berusia 20 tahun tersebut.
Defri mengaku, keluarganya rata-rata berkecimpung di dunia tarik suara. Kedua orang tuanya, Julianto dan Susilawati, sama-sama penyanyi. Bakat itu yang kemudian menurun ke anak ketiga dari enam bersaudara itu.
Tentang dunia akting, Defri menyebut sejak kecil sebenarnya telah menunjukkan bakat. Hanya, karena tumbuh berkembang di tengah keluarga musisi, bakat aktingnya itu belum terasah. Dengan kontrak 50 judul dalam setahun, Defri sementara ini masih menjalani 11 judul di antaranya.
Kemampuan Defri Juliant dalam seni peran makin diasah dalam film FTV Pintu Berkah. Termasuk dengan mengubah peran dari yang semula lebih banyak jadi protagonis di film tersebut sejak episode kedua sampai episode kesepuluh.
Nah, dalam episode kesebelas yang belum dirilis itu, aktor kelahiran Bangkinang itu pun mendapatkan peran sebagai sosok antagonis. Sesuatu yang baru dalam karirnya di dunia film.
’’Ini tantangan banget bagiku. Dari yang semula protagonis, jadi antagonis,’’ sebutnya.
Defri menikmati peran barunya itu. Meski begitu, dia juga tidak mau berlama-lama jadi peran antagonis. ’’Yang namanya artis profesional, yang harus profesional menjalaninya. Apapun peran yang diberikan, ya harus kita makan. Itu yang saya jalani sekarang,’’ tutur Defri.
Meski begitu, Defri bukan sosok yang seperti kacang lupa kulitnya. Dia pun masih ingat dari mana dia memulai karirnya. Defri tak mau meninggalkan dunia tarik suara. Dunia yang sudah berjasa membesarkan namanya.
’’Kalau ditanya dua pilihan itu, mau nyanyi atau main film, saya pilih nyanyi. Bakatku ada di sana (menyanyi),’’ ungkap Defri.
Dalam dunia tarik suara, dia lebih enjoy menjalaninya. Sebagai penyanyi, dia hanya butuh memahami lagu dan menghafal lirik-liriknya. Berbeda dengan saat dia sebagai aktor film.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
