
Masyarakat berkumpul saat menyaksikan fashion week di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (22/7/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan aturan tegas dengan menerapkan jam malam di kawasan Stasiun BNI City, Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Tempat ini sekarang
JawaPos.com - Baim Wong dan Paula Verhoeven (Bapau) memang berniat memiliki hak paten atas Citayam Fashion Week dengan mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM. Sebelum mendaftarkannya ke DJKI, Paula Verhoeven mendatangi rumah Bonge, salah satu ikon Citayam Fashion Week, yang terletak di daerah Cilebut.
Dia pun membawa uang di dalam koper senilai Rp 500 juta sebagaimana terlihat dalam video YouTube-nya. Kala itu Paula sudah mengisyaratkan akan mengelola CFW supaya lebih baik lagi, tidak hanya di zebra cross jalanan Dukuh Atas Jakarta.
Aksi Baim Wong- Paula Verhoeven membawa uang ratusan juta di koper saat bertandang ke rumah Bonge mendapat reaksi sinis dari penulis Okky Madasari. Dia menganggap tindakan itu dan langkah yang diambil Bapau ujung-ujungnya cuma persoalan mencari keuntungan.
"Datang ke rumah pemuda Citayam dengan duit cash dua koper. Mendaftarkan Citayam Fashion Week ke HAKI. Pada akhirnya ini memang soal bisnis," tulis Okky Madasari di Twitter.
Dia menilai tindakan Bapau mau mengambil alih Citayam Fashion Week termasuk bisnis yang tidak terpuji. Karena parade busana jalanan ini timbul dan berkembang diinisiasi oleh kalangan anak-anak muda untuk mengekspresikan diri.
"Tapi sungguh contoh bisnis yang norak, nggak tahu malu, miskin imajinasi & kreativitas. Malu woy ama anak Citayam!," lanjut Okky Madasari.
Aktor sekaligus sutradara Ernest Prakasa juga sempat mencibir tindakan Baim Wong mau mengambil hak atas Citayam Fashion Week. Dia pun menyayangkan langkah yang diambil Baim Wong melalui poerusahaannya mendaftarkan CFW ke DJKI. Menurut Ernest, Baim Wong bukan lah pemilik hak.
"HAKI itu H-nya adalah Hak. Kok bisa-bisanya merasa berhak atas sesuatu yang bukan ciptaan mereka sendiri. Gak tau malu," sentil Ernest Prakasa.
"HAKI itu dibuat untuk melindungi kreator, agar pekerja kreatif bisa sejahtera dari ide & karya mereka sendiri. Bukannya dulu-duluan maen sikat mumpung belom ada yang daftarin. Tolong lah dipake akal sehat & hati nuraninya," lanjut Ernest Prakasa.
Sementara itu, Baim Wong dalam klarifikasinya menyampaikan bahwa dirinya tidak ada maksud untuk mengambil hak dari anak-anak muda yang menumpahkan kreativitas mereka dalam event peragaan busana jalanan yang kemudian disebut dengan Citayam Fashion Week. Dia mengaku mendaftarkan CFW hanya untuk memastikan keberlangsungan event ini ke depanya. Sementara pemilik haknya tetap ada di tangan Bonge, Jeje, Roy, dan Kurma.
"Semua itu saya lakuin bukan untuk kepentingan pribadi. Tujuan besarnya lebih untuk kalian. Lebih untuk Indonesia. Saya peduli dengan negara saya. Sebisa mungkin saya melakukan yang menurut saya bisa saya lakukan," aku Baim Wong.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
