
Annette Edoarda./ Abdul Rahman
JawaPos.com - Aktris Annette Edoarda menceritakan perjalanan karirnya di dunia seni peran. Dia mengaku bisa menginjakkan kaki di industri ini diawali dari modal berani untuk mencoba.
Namun sebenarnya niat untuk menjadi artis sudah tertanam kuat dalam benaknya sejak kecil. Annette Edoarda bercerita, keluarganya mengabarkan kepada dirinya bahwa sejak usia dini dia sudah bercita-cita menjadi artis. Itu terbukti setiap kali ditanya soal apa cita-citanya, secara spontan Annette cilik akan langsung menjawab mau jadi artis.
"Aku diceritain sama keluarga, katanya saat aku umur 5 tahun kalau ditanya cita-cita kamu jadi apa? Jawab aku waktu itu jadi artis karena aku suka nonton TV," cerita Annette Edoarda kepada JawaPos.com, Sabtu (14/1).
Awal karirnya di dunia hiburan mulai terbuka lebar saat dia dengan modal nekad dan berani mengikuti audisi Miss Celebrity pada 2014 silam di Manado dan ternyata jebol hingga ke Jakarta. Setelah itu, dia dipercaya menjadi bintang iklan.
"Dapat kesempatan jadi bintang iklan. Modalnya aku cuma berani saja gitu daftar dan ternyata terpilih jadi bintang iklan," tuturnya.
Dari bintang iklan, karir Annette Edoarda kemudian berkembang ke dunia sinetron. Debut aktingnya di sinetron lewat judul Sakinah Bersamamu, kemudian disusul sinetron Pangeran, Kecil Kecil Jadi Manten, Nadin, Jodoh Wasiat Bapak, hingga Love Story the Series.
"Sinetron yang paling berkesan waktu di Kecil Kecil Jadi Manten. Waktu itu aku dibotakin. Itu akan selalu aku ingat sampai aku tua punya anak cucu," tuturnya.
Sementara di dunia film, Annette Edoarda bermain di sejumlah judul film di antaranya; Tarot, The Doll, Moammar Emka's Jakarta Undercover, Tumbal: The Ritual, Ghostbuser: Misteri Desa Penari, Bukan Cinderella, Argantara dan yang lainnya.
"Dari semua film aku,menurut aku selalu berkesan karena aku memerankan beda-beda karakter,"katanya.
Saat disinggung lebih nyaman mana antara film dan sinetron, Annette Edoarda mengaku lebih mengutamakan film. Kendati demikian, dia berjanji tidak akan meninggalkan sinetron.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
