
Photo
JawaPos.com - Prosesi pemakaman ayah Ivan Gunawan, Bambang, dilangsungkan hari ini, Senin (13/7) di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman dilaksanakan tadi pagi sekitar pukul 09.50 wib dan kini proses pemakamannya sudah selesai.
Ivan Gunawan tampak sedih ayahnya kini sudah tiada. Namun, sang desainer kini sudah ikhlas menerima almarhum berpulang kepada Tuhan. Ivan sendiri berkomitmen akan menjaga sebaik ibunya. Karena tinggal dia 'harta' yang paling berharga dimiliki Ivan setelah ayahnya tiada.
“Semoga ibu saya diberikan kesehatan, diberikan umur yang panjang dan saya bisa menjaga ibu saya,” kata Ivan Gunawan yang langsung diamini para pelayat di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan itu dia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para pelayat yang sudah mengantarkan ayahnya ke tempat peristirahatan terakhir. Ivan Gunawan juga meminta orang-orang yang mengenal almarhum untuk membukakan pintu maaf yang seluas-luasnya.
Ivan juga meminta, apabila ada urusan yang belum selesai seperti utang-piutang atau yang lainnya selama ayahnya hidup di dunia, untuk menghubungi keluarga supaya cepat diselesaikan.
“Saya membuka pintu seluas-luasnya apabila ada urusan dari almarhum papa saya yang belum terselesaikan. Tolong dikabari, kami akan selesaikan secepatnya,” pinta Ivan Gunawan.
Bambang meninggal dunia di usia 68 tahun di sebuah rumah sakit pada Minggu (12/7) kemarin setelah sempat mengeluhkan sakit maag. Keluarga sempat membawanya ke rumah sakit karena yang bersangkutan sempat memiliki riwayat penyakit jantung. Namun dokter yang menangani menyatakan kondisi jantungnya dalam keadaan baik. Di luar dugaan, Bambang meninggal pada Minggu sore kemarin.
Ayah Ivan Gunawan sempat menjalani tes Covid-19 namun hasilnya dinyatakan negatif. Ayah Ivan meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SfCdnRdlEZ0
https://www.youtube.com/watch?v=IIUnpuxpqRM
https://www.youtube.com/watch?v=Gldcy2FOu5c

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
