Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2018 | 00.02 WIB

Karina Nadila Takjub dengan Pariwisata Batam

Putri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nabila. - Image

Putri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nabila.

JawaPos.com - Putri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nadila mengaku takjub dengan pariwisata Batam. Terlebih terkait jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Batam ketiga terbanyak di Indonesia.


Selama ini, Nadila hanya mengetahui Batam sebagai Kota Industri. Dengan tingginya jumlah wisman tersebut menjadi modal bagus untuk membawa Batam masuk dalam 10 Bali baru yang dicanangkan Pemerintah.


Adapun 10 Bali baru yang menjadi prioritas pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata adalah mencakup Danau Toba di Sumatera Utara, tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Borobudur di Jawa Tengah, Wakatobi Sulawesi Tenggara, Morotai di Maluku Utara, Tanjung Lesung di Banten, Kepulau Seribu dan Kota Tua di Jakarta, Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur, Mandalika di NTB, dan Labuan Bajo di Papua.


Kedekatan Batam dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia yang memiliki keunggulan pariwisata, bisa menjadi pemantik untuk menghadirkan icon wisata baru mengimbangi kedua negara tersebut. "Kita bisa jadi segitiga yang indah antara Batam, Singapura dan Johor di Malaysia," kata Karina ketika ditemui di Best Western Hotel, Sungai Beduk, Batam, Sabtu (3/2).


Karina mengatakan, untuk bisa masuk dalam 10 Bali Baru ini, pemerintah daerah tidak bisa hanya mengandalkan keunggulan strategis daerah mereka. Tetapi harus benar-benar berjuang agar diketahui oleh pemerintah pusat terkait perencanaan, kegiatan, dan kebutuhan yang mereka perlukan untuk membangun atau mengembangkan pariwisata di daerah mereka.


"Pengalaman saya di NTB, pemerintah daerah sana sampai melakukan loby ke pusat, meminta pusat memberikan bantuan. Saya kira daerah lain juga harus seperti itu," katanya lagi.


Terkait kesan pertama kali datang ke Batam, Karina mengaku sedikit kagum. Identitas Batam sebagai kota industri tidak lantas membuat Batam kehilangan pesona alamnya. Masih hijaunya kawasan perkotaan di Batam menandakan ada keseimbangan yang terus terjaga. "Kota industri tapi masih hijau, bisa jadi salah satu keunggulan juga," kata Karina lagi.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore