Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 16.33 WIB

Emmy Awards: Malam Penghargaan Tertinggi bagi Industri Televisi

Emmy Awards, penghargaan tahunan yang diberikan untuk industri televisi atas pencapaian yang luar biasa. (Deadline) - Image

Emmy Awards, penghargaan tahunan yang diberikan untuk industri televisi atas pencapaian yang luar biasa. (Deadline)

JawaPos.com - Ajang penghargaan bergengsi bagi insan pertelevisian dunia kembali digelar. Dilansir ABC News, para bintang televisi terbesar merayakan kemenangan mereka dalam ajang 77th Primetime Emmy Awards yang berlangsung di Los Angeles pada Minggu (14/9) malam waktu setempat.

Serial The Pitt sukses membawa pulang penghargaan kategori drama terbaik setelah mengantongi 13 nominasi. Sementara itu, The Studio menyabet gelar komedi terbaik, usai menyamai rekor nominasi terbanyak sepanjang masa yaitu 23 nominasi, rekor yang sebelumnya dipegang oleh The Bear pada 2024. Tak ketinggalan, Adolescence meraih predikat serial terbatas atau antologi terbaik.

Acara ini dipandu komedian Nate Bargatze dan disiarkan langsung di CBS serta layanan streaming Paramount+ dari Peacock Theater. Atmosfer malam penghargaan tersebut semakin menegaskan posisi Emmy Awards sebagai panggung tertinggi bagi prestasi televisi dunia.

Mengenal Emmy Awards

Dikutip dari Britannica, Emmy Awards merupakan penghargaan tahunan yang diberikan untuk pencapaian luar biasa dalam industri televisi Amerika Serikat. Nama “Emmy” sendiri berasal dari “Immy,” julukan untuk image orthicon, sebuah tabung kamera yang dahulu digunakan dalam teknologi televisi.

Patung penghargaan Emmy berbentuk seorang wanita bersayap yang melambangkan seni, dengan tangan terangkat memegang elektron yang mewakili sains. Desain ini diciptakan oleh Louis McManus, dan sejak awal mengandung filosofi paduan seni dan teknologi yang menjadi dasar berkembangnya televisi.

Sejarah Lahirnya Emmy Awards

Menurut artikel Chuck Berg berjudul “Emmy Awards Begin”, penghargaan ini pertama kali dianugerahkan pada 1949. Momen itu menandai lahirnya tradisi yang kelak menjadi salah satu acara paling berpengaruh di dunia hiburan.

Akademi Seni dan Sains Televisi (Academy of Television Arts and Sciences/ATAS) didirikan di Los Angeles pada 1946 oleh Syd Cassyd, seorang jurnalis hiburan. Terinspirasi oleh Akademi Film (Academy of Motion Picture Arts and Sciences), asosiasi ini bertujuan mendorong keunggulan seni dan teknologi pertelevisian melalui penghargaan tahunan.

Pada 1948, presiden ATAS saat itu, Charles Brown, mencari nama dan simbol yang tepat untuk penghargaan tersebut. Harry Lubcke, yang kelak menjadi presiden akademi (1949-1950), mengusulkan nama “Emmy,” turunan dari “Immy.” Sementara simbolnya, yakni “golden girl” bersayap rancangan McManus, dipilih sebagai ikon resmi.

Upacara perdana Emmy digelar di Hollywood Athletic Club pada 25 Januari 1949 dan hanya disiarkan secara lokal. Kala itu, hanya beberapa ribu televisi yang menyaksikan acara tersebut. Shirley Dinsdale, seorang ventriloquist berusia 20 tahun dari Los Angeles, tercatat sebagai penerima Emmy pertama untuk kategori kepribadian televisi paling menonjol.

Dampak dan Transformasi

Pada dekade 1950-an, siaran nasional Emmy Awards menjelma menjadi acara glamor penuh bintang, setara dengan Oscar di industri film. Daya tariknya tidak hanya meningkatkan citra industri televisi, tetapi juga mendongkrak popularitas program maupun aktor pemenang penghargaan.

Sejak 1957, Emmy Awards mulai disiarkan dalam format berwarna, yang menambah kemewahan dan prestise acara tersebut. Semakin lama, Emmy tidak sekadar menjadi ajang penghargaan, melainkan juga tolok ukur kesuksesan dalam dunia televisi.

Hari ini, dengan skala global dan sorotan media internasional, Emmy Awards terus mempertahankan reputasinya sebagai “malam penghargaan tertinggi” dalam sejarah pertelevisian dunia, perpaduan antara seni, teknologi, dan kejayaan budaya populer. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore