
Sulthon Kamil terseret skandal pelecehan anak di bawah umur dan viral di media sosial. (Instagram: sulthonkamil)
JawaPos.com - Sulthon Kamil, vokalis grup band Harum Manis diduga melakukan pelecehan terhadap anak remaja perempuan di bawah umur. Kabar tentang hal ini viral di media sosial sejak beberapa hari belakangan.
Sayangnya sampai sekarang, Sulthon Kamil belum juga buka suara atas kasus serius yang dituduhkan kepada dirinya itu, meski sudah viral usai diungkap ke publik oleh salah satu akun media sosial X.
Kasus dugaan pelecehan dilakukan Sulthon Kamil padahal daya rusaknya tinggi. Hal itu dampaknya bukan hanya ke dia secara personal, tapi menyangkut nasib Harum Manis, band yang menaunginya.
Gara-gara viral di media sosial terkait kabar Sulthon Kamil seorang pedofilia, label musik yang menaungi Harum Manis memberikan sanksi berat berupa pemutusan kontrak dan hubungan kerja.
Tak hanya itu, Harum Manis kabarnya juga didepak dari Synchronize Fest yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang. Hal itu dibuktikan grup musik ini tidak lagi ada dalam daftar line up.
Sulthon Kamil seharusnya memberikan klarifikasi baik itu mengakui ataupun menyangkal apabila kabar yang beredar tidak benar.
Seandainya tak lagi bisa diselamatkan karena memang benar-benar terjadi, setidaknya Sulthon Kamil buka suara untuk tujuan menyelamatkan band yang menaunginya supaya tidak terlalu terkena dampaknya.
Harum Manis Perhatikan Seruan Moral, Anggotanya Malah Tersandung Skandal
Dalam gelaran Pestapora 2025, Harum Manis termasuk salah satu grup musik yang memutuskan mundur sebagai penampil karena memperhatikan seruan moral. Ini gara-gara pihak penyelenggara menggandeng perusahaan tambang.
Harum Manis seharusnya tampil pada hari kedua dalam gelaran Pestapora 2025. Namun karena menggema cukup intens seruan moral, Harum Manis memilih mundur.
Belum terlalu lama atas kejadian itu, anggota Harum Manis, Sulthon Kamil, malah tersandung kasus dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur.
Kasus yang sebenarnya lebih berat dampaknya bagi Harum Manis karena kasus pedofilia merupakan masalah yang sangat serius, dibandingkan sekadar seruan moral.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
