Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Mei 2023 | 16.21 WIB

Jadi Tersangka Karena Bikin Konten Makan Kulit Babi, Lina Mukherjee: Kayak Mau Jantungan, Dunia Terasa Gelap

Lina Mukherjee baru saja tiba di Jakarta, dia terseret kasus penistaan agama.

JawaPos.com - TikToker Lina Mukherjee mengaku hidupnya sangat terganggu atas kasus penistaan agama yang menjerat dirinya. Dipolisikan dan kini sudah menyandang status tersangka dari Polda Sumatera Selatan, kasus ini berawal dari Lina mengonsumsi kulit babi sambil membaca basmalah.
 
"Kena mental banget. Tiba-tiba rasa takut, ada rasa kayak mau jantungan, dunia terasa gelap banget. Aku sampai depresi," aku Lina Mukherjee di bilangan Thamrin Jakarta Pusat, Sabtu (6/5) kemarin.
 
 
Lina Mukherjee mengaku kapok harus berurusan dengan masalah hukum lagi. Mentalnya betul-betul terguncang mengingat ini pertama kalinya konten kreator penggila artis Bollywood itu tersandung permasalahan hukum.
 
Lebih lanjut, Lina Mukherjee juga mengaku ketakutan ketika berhadapan dengan wartawan. Ia khawatir dirinya bakal dipermalukan.
 
 
"Dulu saya hanya melihat di media orang kena kasus diolok-olok, suka diteriakin. Sekarang saya ada di posisi itu.  Biasanya kan kalau ada yang ditangkap diteriakin. Alhamdulillah wartawan baik- baik sama saya, tidak ada yang teriakin," katanya.
 
Ketakutan lainnya, Lina Mukherjee sudah membayangkan gelapnya kehidupan berada di dalam tahanan. Terlalu banyak pikiran sampai membuat maag akut yang dideritanya kambuh. Alhasil, Lina sempat dilarikan ke rumah sakit sehingga diputuskan tidak ditahan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatannya namun dikenakan wajib lapor.
 
 
"Apa pun yang kalian lakukan yang penting jangan berurusan dengan hukum, mengerikan sekali. Berhati-hatilah berkata karena mulutmu harimaumu. Aku merasakan sendiri," tuturnya.
 
Lina Mukherjee secara terbuka meminta maaf ke publik terutama kepada pihak pelapor atas kesalahan yang telah dia lakukan. Dia pun berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama ke depannya.
 
 
"Saya sebagai orang Islam minta maaf sudah melukai hati saudaranya. Intinya saya nggak bermaksud seperti itu, dikasihlah kesempatan satu kali lagi. Kalau Tuhan memaafkan, masak kalian nggak maafkan," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore