
Tumor payudara Marshanda memiliki nama tumor filodes berdasarkan hasil uji laboratorium histopatologi./Instagram @marshanda99
JawaPos.com - Artis Marshanda mendadak membahas soal viral yang saat ini sangat dengan mudah mendapatkan spotlight. Dia menegaskan menjadi viral bukanlah suatu pencapaian apalagi dianggap prestasi, dikutip dari POJOK SATU.
Lewat postingan di akun Instagram-nya, @marshanda99, Rabu (12/4) kemarin, Marshanda menuliskan pandangannya soal ada atau tidaknya kolerasi antara viral dan prestasi.
“Viral itu bukan pencapaian, viral itu kebetulan, prestasi itu bukan tanda kespesialan. Prestasi itu adalah pemberian. Bukan hal yang kita kejar lalu kita dapat,” tulisnya.
Kemudian, dia membahas tentang makna damai dan bahagia yang semuanya bersifat sementara. “Bahagia itu sementara, jatuh juga sementara. 'Berada' itu juga sementara,” ungkapnya ibu satu anak ini.
Dari rangkaian kata-kata, Marshanda ibarat sedang membuat puisi, seperti ada tagar #marshedpoem #marshedthought #marshedquote yang diikutsertakannya dalam postingannya.
“Buat apa mengejar makna, saat aku sadar. Tidak ada satupun yang adalah milikku. Buat apa merasa bangga,” lanjutnya.
“Ketika semua pemberian, hanya bersama kita, selama seharusnya,” tuturnya.
Sebelum curhatan ini diunggahnya, Marshanda sudah sempat viral karena mengungkapkan perasaannya yang ingin menjadi ibu sepenuhnya bagi putrinya, Sienna yang dalam pengasuhan Ben Kasyafani.
Meski hubungannya dengan Ben dan istri barunya sangat baik, namun di dalam hati Marshanda terpendam rasa kerinduan ingin setiap hari di dekat Sienna.
“Aku kangen masa-masa setiap hari ada peran (sebagai) ibu, yang aku jalani, nyiapin makanan, bantuin dia milihin baju misal mau ke mall gitu kan, (aku) enggak pernah. Terus misalnya ngambil rapor juga aku nggak terlibat gitu,” ujar Marshanda seperti dalam video yang diunggah di @rumpi_gosip pada Rabu(12/04).
“Berikan jalanMu yang terbaik, walaupun itu lebih baik untuk anakku tapi kurang baik untukku, aku ikhlas ya Allah. Ajarkan aku keikhlasan, kekuatan yang sesungguhnya. Dan ajarkan aku arti menjadi seorang ibu yang sesungguhnya walaupun aku enggak ada secara fisik bersama anakku,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
