JawaPos.com - Kasus dugaan penganiayaan dilakukan selebgram Chandrika Chika terhadap korban berinisial YB mengakibatkan tulang belakang atau tulang bahu sebelah kirinya bergeser. Kasus ini sudah masuk ke ranah hukum dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Kuasa hukum YB, Andi Bashar menyatakan bahwa korban masih menggunakan alat penahan untuk bahu kiri yang tulangnya telah bergeser. Kendati demikian, YB tidak mendapat perawatan di rumah sakit.
"Nggak, YB sudah melakukan pengobatan sendiri (rawat jalan). Jadi setelah kejadian, beberapa hari baru periksa. Awalnya saya sarankan urut, tapi dia mau ke dokter, nggak berani urut. Kalau mau pulih, katanya harus operasi," papar Andi Bashar.
Andi Bashar menduga, YB terjatuh dengan cukup keras saat dijatuhkan oleh Chandrika Chika. Bagian bahu korban mendarat dengan cukup keras ke lantai atau ke aspal.
Supaya duduk perkara atas laporan dugaan penganiayaan yang kasusnya bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan, pihak YB akan meminta surat keterangan dari dokter tentang perlunya dilakukan tindakan operasi.
Sebelumnya, selebgram Chandrika Chika dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial YB ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan penganiayaan. Laporan tersebut dibuat pada 14 Desember 2024.
Kasus dugaan penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (14/12) sekitar pukul 04.30 WIB di bilangan SCBD Sudirman Jakarta Selatan. Dalam laporannya, YB menjerat Chandrika Chika dengan Pasal 351 tentang penganiayaan.
Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Chandrika Chika terhadap korban berinisial YB yang terjadi di kawasan SCBD, berawal dari keduanya sama-sama sedang menunggu jemputan mobil.
Chandrika Chika merasa tidak nyaman dilihat oleh korban. Mereka pun saling tatap-tatapan. Tak lama kemudian, Chandrika Chika melakukan tindakan penganiayaan terhadap korban berinisial YB.
"Mereka saling lihat, saling pandang,sehingga terjadilah perlakuan yang tidak baik secara fisik. Dia menyerang korban dengan tangan kosong. Itu berdasarkan keterangan dari korban," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi saat ditemui di kantornya, Kamis (19/12).