
Gala premier film Buya Hamka digelar secara mewah dan meriah.
JawaPos.com - Film Buya Hamka mengangkat kisah perjalanan sekaligus perjuangan hidup Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah. Film ini akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai 20 April 2023 mendatang di momen Idul Fitri.
Jelang penayangan film arahan sutradara Fajar Bustomi, gala premier film Buya Hamka digelar di bilangan Epicentrum Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu (9/4). Acara gala premier film kolaborasi dua rumah produksi Falcon Pictures dan Starvision ini digelar mewah dengan atribut kebudayaan khas Sumatera Barat sangat kental.
Tidak seperti acara gala premier film biasanya, gala premier film Buya Hamka sampai dibuatkan semacam panggung khusus di depan pintu masuk XXI epicentrum dengan menampilkan para pemain seperti Vino G. Bastian, Ben Kasyafani, Laudya Cynthia Bella, dan yang lainnya. Mereka kompak mengenakan pakaian khas Sumatera Barat.
Tak hanya itu, juga terdapat pagelaran musik, tari, dan parade kebudayaan Minang menyuguhkan hiburan ke banyak orang yang hadir dalam gelaran gala premier film Buya Hamka. Selain itu, juga disediakan aneka makanan asal Sumatera Barat seperti nasi kapau, soto Padang, sate Padang, dan lain-lain.
Frederica selaku produser dari rumah produksi Falcon Pictures mengatakan, pihaknya sengaja menggelar acara gala premiere film Buya Hamka secara mewah sebagai bentuk totalitas. Karena proses pembutan film Buya Hamka sendiri dikerjakan secara all out, menelan dana fantastis dan disebut-sebut sebagai film Indonesia dengan produksi termahal sampai sekarang.
"Kita menggarap film ini dengan kerja keras dan biaya yang besar, jadi kita bikin acara gala premiere juga maksimal. Ini sebagai bentuk penghormatan kepada Buya Hamka," kata Frederica dalam jumpa pers di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Minggu (9/4).
Hal senada juga diungkapkan produser dari Starvision, Chand Parwez Servia. Dia menganggap film ini perlu didukung mengingat ada banyak nilai positif dan kisah keteladanan yang ditampilkan dalam film Buya Hamka.
"Buya Hamka ini dari kita. Dia seorang wartawan, penulis, dan pejuang," katanya.
Sementara itu, Vino G. Bastian mengungkapkan, sejujurnya dia tidak pernah menyangka sama sekali gala premier film Buya Hamka digelar secara mewah dan meriah. Dia tentu senang sekali film yang dibintanginya mendapatkan treatment khusus dari rumah produksi.
"Semoga apa yang telah kita berikan untuk film Buya Hamka bisa memberikan tontonan sekaligus tuntunan untuk para penonton," ujar Vino G. Bastian.
Film Buya Hamka memiliki 3 volume dengan total durasi 7 jam. Film yang akan tayang di momen lebaran Idul Fitri nanti adalah volume 1, menceritakan kisah romansa antara Hamka dengan istrinya, Siti Raham.
Selain itu, film Buya Hamka juga menampilkan periode dimana Hamka menjadi pengurus Muhammadiyah di Makassar dan berhasil memberikan kemajuan pesat pada organisasi tersebut.
Hamka juga mulai menulis sastra koran dan cerita romannya disukai oleh para pembaca. Hamka dan keluarga sempat pindah ke Medan karena Hamka diangkat menjadi pemimpin redaksi majalah Pedoman Masyarakat.
Posisi ini membuat Hamka mulai berbenturan dengan pihak Jepang hingga harus ditutup karena dianggap berbahaya. Kehidupan keluarga Hamka pun terguncang ketika salah satu anak mereka meninggal karena sakit.
Usaha-usaha Hamka untuk melakukan pendekatan pada pihak Jepang malah dianggap sebagai penjilat dan dimusuhi, sehingga Hamka diminta untuk mundur dari jabatannya sebagai pengurus Muhammadiyah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
