
Grup virtual K-pop PLAVE. Sumber foto: Instagram / @plave_official
JawaPos.com – Dunia K-pop terus mencapai level baru menghadirkan berbagai penyanyi grup dan solois di tengah kesuksesan global yang terus berkembang, namun tren menunjukkan bintang K-pop tidak harus wujud asli manusia untuk menarik perhatian.
Ada boygroup baru baru-baru ini menduduki puncak daftar pra-pemungutan suara untuk penghargaan Rookie of the Year di Seoul Music Awards ke-33 dan dalam satu minggu, terjual lebih dari 200.000 kopi album barunya.
Grup tersebut dikenal dengan nama PLAVE, idola virtual yang memiliki visual sempurna dan vokal menawan digawangi lima personel yakni Hamin, Noah, Yejun, Bamby, dan Eunho yang debut pada bulan Maret 2023.
Dua kali seminggu, grup ini berkomunikasi dengan penggemarnya melalui saluran YouTube yang memiliki sekitar 530.000 pelanggan dan telah merilis empat album sejak debut, demikian dikutip JawaPos.com dari Korea Herald, Jumat (5/1).
"Awalnya, konsep idola virtual masih asing. Namun, menarik melihat karakter kartun berinteraksi sebagai sebuah grup, membangun hubungan antar anggota seperti band idola lainnya. Pertunjukan dua kali seminggu di saluran YouTube grup juga menyenangkan," kata penggemar PLAVE Lee Young Ha.
Idola virtual sebagian besar dapat dibagi menjadi dua kelompok, bergantung pada apakah ada manusia nyata di belakang mereka atau tidak. Dalam satu kasus, penyanyi virtual diciptakan menggunakan manusia nyata yang mengenakan pakaian khusus.
Sementara tampilan virtual diterapkan menggunakan teknologi. Dalam kasus lain, penyanyi virtual diciptakan hanya melalui kecerdasan buatan dan tidak ada manusia nyata di balik layar.
Untuk PLAVE, mereka menggunakan teknologi pada manusia sungguhan. Semua personel berpartisipasi dalam menulis dan mengarang lagu grup serta memamerkan keterampilan menari mereka, meski tampil secara virtual.
Di sisi lain, terdapat Isegye Idol, grup wanita virtual beranggotakan enam orang yang diproduksi oleh YouTuber Woowakgood memiliki manusia nyata yang bekerja di balik fasad virtual mereka. Single digital ketiga ‘Kidding’ dirilis pada Agustus 2023 menduduki peringkat keenam di chart Melon Top 100.
Adapun Eternity, grup beranggotakan 11 orang dibuat menggunakan kecerdasan buatan, memulai debutnya pada Maret 2021. PULSE9, produser Eternity adalah salah satu perusahaan teknologi manusia virtual terkemuka di Korsel.
Sementara MAVE:, girlgroup virtual yang diproduksi bersama oleh Kakao Entertainment dan Netmarble, juga mendapatkan popularitas besar. Video musik untuk lagu debut ‘Pandora’ dirilis pada Januari 2023 telah ditonton 27 juta kali dalam 11 bulan.
Meskipun idola virtual belum menjadi arus utama dalam budaya K-pop dan Korea, kehadiran mereka perlahan-lahan meluas dengan penggemar idola virtual mengonsumsi konten mereka dan mendukung grup virtual sama seperti penggemar K-pop lainnya.
“Sementara beberapa penggemar penasaran dengan anggota sebenarnya di balik layar, sebagian besar penggemar tidak mencoba memisahkan anggota manusia asli dari persona virtualnya. Penggemar cenderung hanya menerima anggota grup tersebut, memahami mereka sebagai kombinasi karakter dan kehidupan nyata,” kata seorang pejabat dari Vlast, perusahaan PLAVE.
“PLAVE berencana mengadakan konser solo tahun ini, akan disiarkan ke penonton secara real-time melalui layar dengan karakter berbasis AI, sementara para anggota sebenarnya tampil langsung di lokasi,” tambahnya.
Salah satu penggemar Isegye Idol, Kim Sae Young berbagi pendapat bahwa idola virtual memiliki keunggulan dibandingkan idola sungguhan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
