
Pelawak dan Bintang Iklan, Totos Rasiti yang lebih akrab dikenal dengan sebutan
JawaPos.com - Sosok pelawak Totos Rasiti lebih akrab di mata publik sebagai Om Jin yang nyeleneh. Pria berusia 48 tahun itu memiliki nama asli Teguh Sugiarto asal Tegal. Karena sering dipanggil Toto Sugiarto maka dia sering dipanggil juga dengan nama Totos.
Suka dukanya dikenal sebagai pelawak ternyata dimulai sejak tahun 2008 ketika iklan rokok di Indonesia muncul. Dia selalu muncul dengan perawakan om jin disertai beskap dan pakaian adat Jawa dengan tagline 'kuberi tiga permintaan' dan 'wani piro'.
"Dulu saya kebetulan ikut casting, ikut babak belur juga karena yang ikut banyak bukan cuma saya. Saya itu sebelum main iklan, lama di belakang layar tetapi bukan sebagai pemain melainkam asisten sutradara," katanya kepada wartawan baru-baru ini.
Sejak itu, relasi di dunia Broadcasting dan Production House membuat jaringannya semakin luas. Totos mulai rajin ikut casting. "Sudah ada beberapa kandidat jadi jin rupanya klien kurang puas tiba-tiba keinget saya. Saya datang, bawa blangkon sendiri, depan rumah ada penyewaan alat pesta lalu ikut casting lumayan awalnya sempat agak pesimis karena lawannya tipikal jin kan gede kumisan gendut. Nah saya begini, coba saja deh," tuturnya.
Photo
Pelawak dan Bintang Iklan, Totos Rasiti yang lebih akrab dikenal dengan sebutan 'Om Jin'/Instagram
Meski kenal dengan teman-teman di dunia PH, Totos tetap menjalani casting. Lalu dia bisa berakting mengikuti story board yang disajikan. "Saya coba story board saat itu. Boardnya cerita pertama, kan ada tiga versi, versi terdampar, versi kesepian terus versi jangkrik dan lainnya," ungkapnya.
Menurutnya, menjadi pelawak dan saat syuting harus berpikir spontan. Kini Totos justru lebih sering disapa sebagai Om Jin jika jalan menyapa masyarakat. "Kalau ke mal iya sering begitu juga (manggil Om Jin). Beda-beda ada yang lebih ekspresif manggil. Beberapa tahu cuma ngelihat lebih lama, ada yang enggak seekspresif itu, tahu liatin tapi enggak melakukan apa-apa
Saat viral di awal-awal perjalanan karirnya saat awal tahun 2009, Totos juga pernah bermain dalam serial televisi di Trans TV dengan judul Keluarga Minus pada tahun 2009-2010. Saat itu, dia masih dengan imej melekatnya tampil dengan blangkon. "Saya main masih pakai blangkon saat itu. Dan sampai sekarang masih nenjadi acting coach juga," kata pria lulusan Institut Kesenian Jakarta tahun 1991 itu.
Menurutnya, semua peran memiliki tantangan tersendiri. Saat memerankan sebuah karakter, menurut Totos setiap aktir tetap perlu belajar mendalami karakter tersebut. "Pasti beda. Semua karakter kan punya studi yang perlu dipikirkan. Dan inspirasi itu kalau dicari enggak datang, kalau enggak cari malah datang," tuturnya tertawa.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
