
ILUSTRASI: Pekerja kebun sawit. (DIMAS PRADIPTA/JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Pemerintah diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi B35 dan B40 sebelum memutuskan pemberlakuan B50 secara nasional.
Permintaan itu dikemukakan oleh Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) bersama Koalisi Transisi Bersih.
Ketua Umum POPSI Mansuetus Darto mengatakan, evaluasi yang perlu dilakukan pemerintah mencangkup sejumlah aspek, seperti dampak terhadap harga tandan buah segar (TBS), keberlanjutan dana BPDP, kemampuan fiskal pemerintah, daya saing ekspor sawit Indonesia, inflasi komoditas turunan sawit, dan kesejahteraan petani.
“Program biodiesel harus menjadi kebijakan yang memberikan manfaat bagi seluruh pelaku industri sawit, terutama petani sebagai penyedia bahan baku utama,” ujar Darto kepada wartawan pada Jumat (26/6).
Sebagaimana diketahui, B35, B40, dan B50 merupakan program pemerintah yang menggabungkan antara bahan bakar nabati (BBN), seperti crude palm oil (CPO) dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk dijadikan biodiesel.
Menurut Darto, ketahanan energi nasional tidak boleh dibangun dengan mengorbankan kesejahteraan jutaan petani sawit. "Jika seluruh beban kebijakan terus dibebankan kepada petani, maka yang terjadi bukan transisi energi yang berkeadilan, melainkan tekanan berlapis terhadap petani sawit Indonesia," ujarnya.
Selama ini, kata dia, POPSI secara konsisten mendukung program hilirisasi dan ketahanan energi nasional. Namun sejak awal, POPSI telah mengusulkan agar pemerintah menerapkan skema flexi blending dengan B30 sebagai batas minimum, sementara peningkatan ke B40 atau B50 dilakukan secara fleksibel.
Darto menjelaskan, seharusnya pemerintah perlu menerapkan sebuah kebijakan sesuai dengan kondisi produksi CPO nasional, harga minyak dunia, kemampuan fiskal negara, serta kebutuhan energi dalam negeri.
Dia menilai pendekatan tersebut jauh lebih rasional dibanding memaksakan target pencampuran biodiesel yang tinggi ketika konsekuensi pembiayaannya justru dibebankan kepada petani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022