
RDMP Balikpapan. (dok. Pertamina)
JawaPos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya mengungkap alasan di balik terus mundurnya peresmian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan.
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Bahlil menyebut proyek RDMP Kilang Balikpapan penuh “drama” sejak awal pengerjaannya.
Bahlil mengungkapkan, RDMP Kilang Balikpapan sejatinya ditargetkan rampung dan diresmikan pada awal Mei 2024. Namun, target tersebut meleset akibat insiden serius yang terjadi di lapangan.
“Proyek RDMP ini, Bapak Presiden, banyak dramanya. Saya harus jujur katakan, banyak dramanya. Kenapa? Seharusnya sudah jadi awal bulan Mei 2024. Tapi ini, Pak, terbakar. Ada bagian yang dibakar,” ujar Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto di acara peresmian RDMP Kilang Balikpapan, Senin (12/1).
Namun, Bahlil mengaku tidak langsung menerima begitu saja penyebab kebakaran tersebut. Menurut dia, ada kejanggalan yang perlu ditelusuri lebih jauh, apakah insiden itu murni kecelakaan atau ada faktor lain di baliknya.
Atas dasar itu, pada Agustus 2024, Bahlil memerintahkan tim internal Kementerian ESDM, termasuk Inspektorat Jenderal yang saat ini masih menjabat sebagai komisaris di Pertamina, untuk melakukan investigasi mendalam.
“Saya tidak mengerti apakah dibakar karena terbakar, atau dibakar karena ada faktor lain. Bulan Agustus saya memerintahkan tim saya,” ujar Bahlil.
Hasilnya, Bahlil menyebut ditemukan indikasi adanya kepentingan tertentu yang berupaya menghambat proyek tersebut.
Salah satunya, keinginan oknum untuk menghambat swasembada energi, agar ke depan Indonesia masih terus melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Kami minta untuk investigasi. Ternyata barang ini, Pak, ada udang di balik batu. Masih ada pihak-pihak yang tidak rela kalau kita itu mempunyai cadangan dan swasembada energi, agar impor terus, impor terus,” tambahnya.
Bahlil menegaskan, RDMP Kilang Balikpapan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Oleh karena itu, segala bentuk upaya yang menghambat proyek tersebut akan dihadapi secara tegas.
“Kita harus hadapi dan kita selesaikan dalam waktu yang tidak lama lagi,” imbuh Bahlil.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
