
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto. (ANTARA)
JawaPos.com - Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan, Blok Tuna akan digarap oleh perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Rusia, Zarubezhneft, dan saat ini sedang mencari mitra. "Rusia, Zarubezhneft, dia akan mengerjakan Tuna. Lagi mencari mitra juga," ucap Djoko dalam paparan capaian kinerja SKK Migas dikutip dari Antara, Senin (21/7).
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Rikky Rahmat Firdaus menjelaskan bahwa plan of development (POD/rencana pengembangan) 1 Blok Tuna mulanya dioperatori oleh perusahaan asal Inggris, yakni Harbour Energy Group. Penggarapan tersebut bermitra dengan ZN Asia Ltd (ZAL), anak usaha Zarubezhneft.
Akan tetapi, situasi tersebut dipengaruhi oleh geopolitik, dimana Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap Rusia. "KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) Harbour, (operator) yang sebelumnya, tidak bisa lanjut kalau ada sanksi dari AS di mitra sebelahnya. Harbour selaku operator bersedia untuk menyerahkan data-datanya kepada operator selanjutnya," kata Rikky.
Dia menyampaikan bahwa yang kini menjadi kepentingan Indonesia adalah Blok Tuna berproduksi sesuai target. Oleh karena itu, sebagaimana yang disampaikan Djoko, Zarubezhneft perlu mencari mitra atau investor-investor baru untuk mengoperasikan blok tersebut.
"Jadi, kami menunggu bersama bahwa ZAL bisa mengkonklusikan siapa saja mitra-mitra yang mau mengambil bagiannya Harbour (di Blok Tuna)," kata Rikky.
Rikky mengatakan, yang menjadi fokus pemerintah saat ini adalah bagaimana proses divestasi Blok Tuna dapat selesai pada Juli. ZAL, kata dia, belum memiliki pengalaman yang terlihat dalam menjalankan kegiatan operasional di lapangan sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah ada beberapa perusahaan yang mengambil Migas Data Repository (MDR) untuk membuka data soal Blok Tuna.
Selain itu, ada NDA antara Harbour dengan sejumlah calon investor. "Untuk siapa? Itu nanti kita tunggu tanggal mainnya. Yang jelas, Juli harus selesai. Pak Kepala sudah memerintahkan Juli ini harus selesai (divestasi)," kata Rikky.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
