Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 November 2024 | 00.08 WIB

Dekat dengan Presiden Prabowo, Iwan Bule Diharapkan Mampu Kawal Pertamina Menuju Swasembada Energi

Komjen Polisi (Purn) Mochammad Iriawan (kanan) bersama Prabowo Subianto. (Istimewa)

 

JawaPos.com – Jajaran direksi dan komisaris PT Pertamina baru saja mengalami perombakan. Untuk jajaran direksi, posisi Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama digantikan oleh Simon Aloysius Mantiri. Nama lain yang masuk adalah Komjen Polisi (Purn) Mochammad Iriawan atau Iwan Bule sebagai Komisaris Utama (Komut) Pertamina.

Sama seperti Simon Aloysius, sosok Iwan Bule juga memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto. Setelah pensiun dari dinas di kepolisian, Iwan Bule bergabung ke Partai Gerindra. Posisi Iwan Bule saat itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, kedekatan personal antara Presiden Prabowo dengan Simon Aloysius dan Iwan Bule mempunyai sisi positif. Dia mengatakan duo Simon dan Iwan Bule di Pertamina, mempunyai modal kuat yaitu sangat memahami visi Presiden Prabowo.

Khususnya visi utama Prabowo yaitu menugaskan Pertamina sebagai pemain utama atau garda terdepan menuju swasembada energi. ’’Enggak (hanya) soal mereka kader partai. (Tetapi) karena keduanya memenuhi kualifikasi profesional,’’ kata Jerry Massie dalam keterangannya Selasa (5/11).

Dia menegaskan, kedekatan dengan Presiden Prabowo akan menjamin terwujudnya kepemimpinan solid. Menurut dia, soliditas kepemimpinan itu diperlukan untuk membangun ketahanan energi nasional di masa depan. Dia berharap di bawah kepemimpinan Simon dan Iwan Bule, Pertamina bisa langsung tancap gas.

Seperti diketahui pada Senin (4/11) Iwan Bule mendapat mandat untuk menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Penetapan Iwan Bule itu, diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta. Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, Mochamad Iriawan ditetapkan menggantikan Simon Aloysius Mantiri, yang dalam RUPS diangkat sebagai Direktur Utama Pertamina

’’Pak Iriawan kita pilih untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan Pertamina dari kebocoran dan keborosan yang selama ini terjadi,’’ kata Erick. Dia menegaskan bukan boros karena korupsi, tetapi lebih ke penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran.

Sebagai komisaris utama Pertamina, Iwan dituntut melaksanakan fungsi pengawasan sekaligus mendukung transformasi energi nasional yang menjadi prioritas pemerintah. Selain itu, sinergi antara Pertamina dan BUMN lain, utamanya di sektor energi, diharapkan akan semakin kuat.

Kagum Jiwa Patriotik Prabowo

Ketika memutuskan bergabung dengan Partai Gerindra, banyak publik mempertanyakan keputusan Iwan Bule. Dalam berbagai kesempatan, dia menceritakan cerita di balik layar, tentang keputusannya memilih masuk Partai Gerindra.

Pertimbangan utama, Iwan menjelaskan, ia mengagumi sosoknya yang patriotik. ”Selain berjiwa patriot, Pak Prabowo tidak pantang menyerah, pemberani, dan selalu mengedepankan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan pribadi,” tutur penggemar musik rock The Rolling Stones itu.

Di sisi lain, keputusan Iwan Bule bergabung ke Partai Gerindra setelah pensiun dari dinas Polri, sejatinya mengandung unsur pertaruhan. Pertaruhan menyangkut masa depan keluarga besarnya. Maklum, di lingkaran keluarganya bukan hanya Iwan seorang yang berkarir di kepolisian.

Kalau dihitung, ada delapan anggota keluarga dekat yang juga berkiprah di institusi Polri. Mulai dari anak sulungnya, Kompol M. Probandono Bobby Danuardi, yang bertugas di Polda Kalimantan Tengah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore