
ILUSTRASI. Indonesia sedang mengembangkan ekonomi sirkular membentuk ekosistem energi kerakyatan pada proses produksi biomassa untuk co-firing.
JawaPos.com - Biomassa adalah sumber energi terbarukan yang berasal dari bahan organik yang dapat diperbarui, seperti tanaman, hewan serta limbah. Biomassa dapat dikonversi menjadi berbagai macam produk, termasuk listrik, panas dan bahan bakar.
Pada event bertajuk "Indonesia Renewable Energy Investment Summit 2023" yang akan digelar di grand ballroom Hotel Pullman Jakarta pada 13-14 November 2023, energi biomassa bakal dibedah secara tuntas.
Menurut Lina selaku ketua panitia penyelenggara menyebut, biomassa memang telah digunakan selama berabad-abad untuk menghasilkan panas dan cahaya. Namun, baru-baru ini menjadi semakin populer sebagai sumber energi alternatif untuk bahan bakar fosil. Hal ini karena energi biomassa memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bahan bakar fosil.
Pada 2019, tambah Lina, energi biomassa menyumbang sekitar 10 persen dari produksi listrik global. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat di masa depan seiring meningkatnya kebutuhan akan sumber energi terbarukan.
Ada banyak cara untuk menggunakan energi biomassa. Salah satu yang paling umum adalah membakar biomassa untuk menghasilkan panas atau listrik. Biomassa juga dapat dikonversi menjadi bahan bakar cair, seperti biodiesel dan bioetanol. Bahan bakar cair ini dapat digunakan untuk transportasi, mesin industri dan mesin pertanian.
Biomassa juga dikenal bersih, terbarukan, dan efisien. Dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan. ‘’Energi biomassa adalah bagian penting dari masa depan energi dunia,’’ terang Lina.
Beberapa contoh penggunaan energi biomassa adalah pembangkit listrik, pemanas, bahan bakar biodiesel, mesin pertanian berbahan bakar bioethanol, pupuk organic, dan kompos. Energi ini memanfaatkan sisa-sisa organik, seperti limbah pertanian, kayu dan limbah makanan. Selain manfaat lingkungan, pengembangan energi biomassa juga berpotensi mendukung perekonomian dengan menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri.
Namun, untuk mengoptimalkan potensinya, investasi dalam riset dan teknologi yang lebih efisien tetap dibutuhkan. Maka dari itu, PT Shan Hai Map akan menyelenggarakan event bertemakan "Indonesia Renewable Energy Investment Summit 2023" pada 26-27 Oktober di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Barat. Pada event ini, PT Shan Hai Map akan menjelaskan pentingnya peran “Energi Terbarukan” di kehidupan manusia di kehidupan sekarang, serta untuk menarik investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
