
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat Kick Off Program Percepatan Pembangunan Kilang Pertamina Senin (20/1).
JawaPos.com - PT Pertamina berkomitmen meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri pada proyek pembangunan kilang di beberapa daerah yang nilai investasinya mencapai USD 60 miliar atau sekitar Rp 816 triliun. Untuk itu, Pertamina meminta dukungan dari sisi regulasi, perpajakan, dan kesiapan industri nasional.
"Kami berkomitmen mengoptimalkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam proyek pembangunan kilang. Tapi, faktanya banyak produk yang dihasilkan di dalam negeri masih lebih mahal daripada impor. Untuk itu kita perlu dukungan banyak pihak," ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati di sela Kick Off Program Percepatan Pembangunan Kilang Pertamina Senin (20/1).
Dia mencontohkan, banyak industri pendukung yang masih terbebani dengan regulasi dan pajak tinggi. "Pajak produk dalam negeri lebih tinggi dibanding kita impor. Processing kena PPN, lalu ada PPh final, PPh badan. Kalau ada keuntungan dividennya kena lagi. Belum lagi bunga pinjaman bank sangat tinggi. Sementara produk impor cuma kena satu pajak."
Padahal, Nicke berharap proyek pembangunan kilang Pertamina bisa menjadi pendorong bergeraknya industri nasional selanjutnya, selain dari proyek pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (MW). "Untuk program TKDN barang dan jasa kilang sekarang rata-rata sudah 30–35 persen. Tahun depan akan kami tingkatkan jadi 45 persen dan tahun-tahun berikutnya bisa sampai 80 persen," tambahnya.
Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno mengatakan, Kementerian BUMN telah menunjuk Barata menjadi anggota tim percepatan pembangunan kilang minyak Pertamina. "Kami siap ambil bagian untuk mendongkrak TKDN kilang Pertamina," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan bahwa semua pihak punya peran masing-masing, baik dari sisi engineering hingga operasional dalam megaproyek kilang Pertamina. "Dulu ada proyek 35 ribu mw, tapi belum maksimal mendongkrak industri nasional. Kali ini kami harapkan bisa tercapai," jelasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
