
Tampilan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu di Lampung berkapasitas 110 megawatt (MW). (PLN)
JawaPos.com - Layanan Green as a Service (GEAS) Renewable Energy Certificate (REC) milik PT PLN (Persero) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Penjualan REC tercatat mencapai 6,43 terawatt hour (TWh), meningkat 19,65 persen secara tahunan (year on year/yoy), seiring bertambahnya minat pelanggan dari sektor industri dan bisnis terhadap penggunaan energi bersih.
REC merupakan instrumen sertifikasi yang menjadi bukti pemanfaatan listrik yang bersumber dari pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT). Melalui skema ini, pelanggan dapat berpartisipasi dalam upaya pengurangan emisi karbon tanpa perlu melakukan perubahan pada sistem kelistrikan yang telah digunakan.
Selain itu, REC memberikan pengakuan atas penggunaan EBT yang bersifat transparan, terverifikasi, serta diakui secara global.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa capaian penjualan tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan yang semakin tinggi dari pelanggan industri dan bisnis terhadap solusi energi hijau yang ditawarkan PLN. Menurutnya, peningkatan ini juga didorong oleh kesadaran pelaku usaha yang semakin kuat terhadap pentingnya transisi energi.
“Seiring dengan tren transisi energi bersih dan hijau yang kian meningkat di kalangan pelaku industri, PLN mencatatkan pertumbuhan layanan REC yang positif sepanjang tahun 2025 hingga 19,65 persen dibandingkan periode yang sama. Hal ini merefleksikan kesiapan pemain di sektor industri dan bisnis yang semakin serius berperan dalam transisi energi terbarukan demi meningkatkan daya saing,” ujar Darmawan dalam keterangannya.
Jika dilihat dari perkembangannya, penjualan REC sejak pertama kali diperkenalkan pada 2020 hingga 2025 menunjukkan tren peningkatan yang berkelanjutan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa REC semakin diterima sebagai solusi strategis bagi pelaku usaha dalam mendukung pemanfaatan energi terbarukan sekaligus berkontribusi pada penurunan emisi karbon.
“Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100 persen dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC. Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat," ujar Darmawan.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menjelaskan bahwa permintaan tinggi dari pelanggan industri berat dan manufaktur berskala besar menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan penjualan REC sepanjang 2025.
“Sebagian besar penjualan REC masih didominasi oleh pelanggan industri berskala besar. Pada Desember 2025 lalu, sekitar 55 persen dari total penjualan REC berasal dari sepuluh pelanggan dengan volume pembelian terbesar. Ini menunjukkan sektor industri menjadi motor utama dalam memanfaatkan energi bersih,” jelas Adi.
Adi menambahkan, pelanggan dengan volume pembelian REC tertinggi berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari pertambangan, manufaktur, kimia, pulp dan kertas, hingga industri makanan serta bahan baku. Besaran pembelian REC oleh masing-masing pelanggan pun bervariasi, dengan volume tertinggi mencapai 779.000 megawatt hour (MWh) dan terendah sebesar 93.966 MWh.
“PLN menegaskan akan terus memperkuat layanan REC sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia mendukung target transisi energi nasional, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan industri yang ingin berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ucap Adi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
