Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda bersama PT Sanggar Sarana Baja (SSB) menggelar pelatihan sejumlah pelatihan untuk tingkatkan telenta putra daerah. (Istimewa)
JawaPos.com - Dukung peningkatan keterampilan masyarakat sekitar area operasional perusahaan, PT Sanggar Sarana Baja (SSB) menghadirkan Machining Development Program (MDP), program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berupa sejumlah pelatihan yang berguna bagi masyarakat dalam meningkatkan keterampilannya.
Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM) menggelar program pelatihan mulai dari dasar pengoperasian mesin bubut, hingga pengoperasian computer numerical control (CNC) bubut dasar dengan sistem otomatis berbasis komputer untuk presisi tinggi.
“Kehadiran program ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menciptakan bisnis berkelanjutan. Dari MDP, kami ingin berperan aktif meningkatkan kualitas SDM di wilayah sekitar site SSB,” ujar Direktur SSB, Johan Budisusetija dalam keterangannya, Senin (3/11).
Johan menjelaskan penyelenggaraan MDP bukan semata untuk mendukung keberlangsungan bisnis, tetapi juga merupakan wujud komitmen perusahaan menjalankan praktik bisnis bertanggung jawab. Pelatihan diikuti 12 peserta yang terdiri dari dua orang asal Samarinda, empat orang dari Balikpapan, dua orang dari Sebamban, dan empat orang dari Sumbawa.
Kepala BPVP Samarinda Eka Cahyana Adi menambahkan program kolaborasi ini sebagai dukungan pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan bersama pihak industri dalam meningkatkan daya serap tenaga kerja.
“Kami juga berharap peserta dapat menunjukan kompetensi dari sisi ketrampilan teknis dan kepemimpinan, serta senantiasa berupaya menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan di dunia industri,” ujar Eka.
Setelah pelatihan, peserta melanjutkan ke tahap on the job training (OJT) atau pemagangan di berbagai kawasan operasional SSB, yakni di Samarinda, Balikpapan, Sebamban, dan Sumbawa. Program pemagangan ini berlangsung mulai akhir November 2025 hingga akhir Januari 2026.
Presiden Direktur ABM Group Achmad Ananda Djajanegara berharap program ini tak hanya jadi sarana transfer ilmu, tetapi juga wadah pembentukan talenta unggul.
“Melalui pembelajaran yang mencakup pengetahuan dasar machining hingga praktik di lapangan, peserta diharapkan memperoleh bekal nyata untuk menapaki dunia kerja dengan percaya diri dan kompetensi tinggi,” ujar Achmad Ananda Djajanegara.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
