
Vice President, Head of Local Business Area, Motion, ABB Indonesia, Chen-Kang Tan, dalam media gathering, Rabu (5/3)/(Foto: Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Dalam rangka mendorong pertumbuhan industri berkelanjutan di Indonesia, ABB Indonesia menyediakan solusi elektrifikasi dan otomasi canggih yang memungkinkan industri meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, dan mempercepat transisi menuju masa depan rendah karbon.
ABB secara aktif mendukung sektor-sektor seperti manufaktur, transportasi, dan pembangkitan listrik dalam perjalanan mereka menuju dekarbonisasi.
“Kami memahami kebutuhan mendesak akan praktik industri yang berkelanjutan, dan ABB berkomitmen untuk mendorong perubahan ini melalui solusi teknologi canggih,” ujar Vice President, Head of Local Business Area, Motion, ABB Indonesia, Chen-Kang Tan, Rabu (5/3).
Kepemimpinan ABB dalam efisiensi energi tercermin dari berbagai kemitraan yang bertujuan mengoptimalkan penggunaan energi di sektor-sektor utama. Melalui inisiatif strategis, ABB berkontribusi pada pencapaian target ambisius Indonesia untuk mengurangi emisi karbon sebesar 31,89% pada tahun 2030, dengan total pengurangan yang ditargetkan mencapai 358 juta ton CO₂.
Kontribusi ABB terhadap pertumbuhan industri Indonesia juga terlihat dari berbagai kerja sama strategis. Salah satunya adalah kemitraan ABB dengan PT Equiport Inti Indonesia, anak perusahaan Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dalam modernisasi derek peti kemas di Pelabuhan Sorong, Papua Barat.
Pada tahun 2024, ABB memperkuat komitmennya dalam meningkatkan efisiensi energi di Indonesia melalui kemitraan strategis dengan SKF Industrial Indonesia.
Dengan menggabungkan keahlian ABB dalam elektrifikasi dan kepemimpinan SKF di bidang solusi industri, kerja sama ini bertujuan meningkatkan kinerja operasional serta daya saing Indonesia di tingkat global.
Pada gelaran Formula E misalnya, Keterlibatan ABB menunjukkan kepemimpinannya dalam mobilitas berkelanjutan dan elektrifikasi. Inovasi yang dikembangkan dalam ajang balap ini, seperti teknologi baterai canggih dan strategi efisiensi energi, secara langsung memengaruhi solusi industri ABB.
“Formula E menjadi ajang uji coba teknologi yang dapat merevolusi industri,” jelas Tan. “Pelajaran yang kami peroleh dalam efisiensi energi dan elektrifikasi dari ajang ini diterapkan di berbagai sektor yang berupaya menurunkan jejak karbon mereka," ungkapnya.
Seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi dalam proses industri, teknologi sensor pintar dan platform digital ABB memainkan peran penting dalam mengoptimalkan kinerja, mengurangi waktu henti operasional, dan mendukung pencapaian target keberlanjutan jangka panjang.
Dengan fokus yang jelas pada inovasi dan kolaborasi, ABB Motion berperan dalam membentuk masa depan industri Indonesia. Melalui teknologi canggih, kemitraan strategis, dan komitmen terhadap dekarbonisasi, ABB mendukung ambisi net zero Indonesia serta mendorong sektor industri menuju masa depan yang lebih berkelanjutan, efisien energi, dan kompetitif.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
