Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Mei 2024 | 20.03 WIB

Anggaran yang Sempat Diblokir Sudah Dibuka, Pengerjaan Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang II Dimulai Juli

Pengerjaan proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap II ruas Batang-Kandang Haur Timur dilaksanakan mulai Juli 2024 dan ditargetkan selesai pada Desember 2025. - Image

Pengerjaan proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap II ruas Batang-Kandang Haur Timur dilaksanakan mulai Juli 2024 dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan pengerjaan proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap II ruas Batang-Kandang Haur Timur dilaksanakan mulai Juli 2024 dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.

"Durasi pekerjaan konstruksi selama 17 bulan kalender atau 510 hari, dimulai dari bulan Juli 2024 sampai dengan Desember 2025," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Dadan Kusdiana di Jakarta, Rabu (29/5).
 
Dia menjelaskan, proyek tersebut akan membuat jaringan pipa gas di ruas Batang-Kandang Haur Timur sepanjang 245 kilometer, dengan anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 3 triliun. Ia menyampaikan melalui surat review BPKP yang telah terbit pada 15 Maret, anggaran untuk manajemen konstruksi telah tersedia.
 
Sedangkan dana untuk engineering, procurement, and construction (EPC) sistem dan layanan, kini dalam proses buka blokir yang telah dilaksanakan penelaahan oleh Direktorat Jenderal Anggaran, Kemenkeu, pada 19 April. "Tender EPC sudah tayang lelang pada April 2024, sudah dilaksanakan aanwijzing lapangan, rencana kontrak pada Juli 2024," kata dia.
 
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk proyek pipa Cisem Tahap I, pihaknya telah berhasil menghubungkan jaringan pipa gas berukuran 20 inci dengan panjang 60 kilometer dari Stasiun Semarang sampai Stasiun Batang. Menurut dia, pengerjaan proyek tahap awal yang telah selesai tersebut sudah mulai bisa beroperasi, serta sudah bisa mengalirkan gas menuju Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.

"Diharapkan ke depannya setelah industri di sana sudah mulai terbangun maka demand dari gas akan semakin meningkat, dan pemanfaatan pipa sistem juga akan menjadi semakin optimal," katanya.

Sebelumnya Kementerian ESDM menargetkan realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor minyak dan gas (migas) pada tahun 2025 mencapai Rp 112,20 triliun, angka tersebut naik sebesar 1,8 persen dari target realisasi tahun ini yakni sebanyak Rp 110,15 triliun.

Peningkatan PNBP tersebut diikuti oleh naiknya target lifting minyak bumi yang menjadi 597.000 barrel of oil per day (BOPD), serta lifting gas bumi menjadi 1,036 juta BOPD, dengan target harga jual minyak mentah (Indonesian Crude Oil Price/ICP) sebesar 80 dolar AS per barel.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore