Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 April 2021 | 20.49 WIB

Tower Utama PLN Rusak Tertimpa Longsoran

AKSES HANCUR: Dua biarawati melintasi rumah yang rusak berat setelah banjir bandang menghantam Lembata, NTT, kemarin (RICKO WAWO/AP PHOTO) - Image

AKSES HANCUR: Dua biarawati melintasi rumah yang rusak berat setelah banjir bandang menghantam Lembata, NTT, kemarin (RICKO WAWO/AP PHOTO)

JawaPos.com - Dampak bencana akibat siklon tropis Seroja Minggu hingga Senin lalu masih terasa hingga kemarin. Jaringan listrik di Kota Kupang hingga Belu rusak parah setelah dihantam badai dengan kecepatan angin 80 kilometer per jam tersebut.

Hal itu diakui General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko kepada Timor Express pada Selasa malam (6/4). ”Pembangkit aman, tidak ada persoalan. Yang menjadi kendala utama saat ini adalah pemulihan jaringan,” katanya. Dia menjelaskan, angin kencang membuat jaringan listrik sistem Timor rusak parah. Banyak pohon tumbang yang menimpa jaringan. ”Tanah longsor juga merusak tower,” ujarnya.

PLN terus berupaya mengerahkan semua SDM dan peralatan untuk memulihkan pasokan listrik. Untuk SDM, kata Jatmiko, pihaknya mendapat dukungan dari PLN terdekat. Yakni, Mataram, Makassar, dan Jawa Timur. Namun, PLN NTT masih sulit membersihkan jaringan yang terdampak bencana. ”Personel kami terbatas. Kami butuh dukungan dari stakeholder terkait dan masyarakat,” ungkapnya.

Jatmiko menerangkan, satu titik saja jaringan bermasalah akan memengaruhi sistem secara keseluruhan. Kemarin dia berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Korem 161/Wira Sakti Kupang untuk penanganan jaringan listrik yang terdampak bencana.

Dia menerangkan, Kota Kupang menjadi wilayah yang jaringan listriknya rusak paling parah. Sementara itu, daerah yang mulai pulih meliputi sebagian Oebufu, Oepoi, dan sekitar Lippo. Ditambah jalur utama wali kota, RSUD Kupang, hingga sekitar Hotel Aston.

Mengenai pembenahan sistem kelistrikan Timor, pihaknya mengalami kendala. Sebab, salah satu tower yang menghubungkan Kupang–Oesao di Belo tertimpa material longsoran. ”Kami sudah berkoordinasi dengan korem dan mengharapkan dukungan TNI. Butuh waktu tiga jam jalan kaki untuk sampai di lokasi itu,” ujar Jatmiko. Pihaknya akan membangun tower emergency sambil menunggu perbaikan tower utama. ”Itu sudah SOP kita,” katanya.

Baca juga: Badai Seroja Tewaskan 117 Orang di NTT

Hingga tadi malam, PLN berhasil menyalakan kembali listrik untuk lebih dari 100 ribu pelanggan yang terdampak bencana. Sebanyak 786 gardu yang terdampak banjir juga dapat dipulihkan. Akibat badai siklon tropis Seroja, 3.983 gardu distribusi yang tersebar di Kupang, Flores bagian barat, Flores bagian timur, dan Sumba padam.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/4vdJqXEmkLw

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore