
Ilustrasi nuklir
JawaPos.com – Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) komersial bakal segera terwujud. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Anhar Riza Antariksawan menuturkan, tahun depan pihaknya akan mulai melakukan studi kelayakan di Kalimantan Barat (Kalbar).
Perkembangan rencana pembangunan PLTN itu disampaikan Anhar di kantor Batan, Lebak Bulus Senin (4/11). Pada kesempatan itu Anhar sekaligus memaparkan program dan capaian Batan kepada Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro.
"Tahun depan ada tiga tugas yang diberikan ke Batan," katanya.
Ketiga tugas itu adalah kajian pembangunan PLTN, sistem pemantauan radiasi lingkungan (SPRL), serta program radioisotope dan radiofarmaka (RIRF). Terkait studi kelayakan, rencananya dilakukan di Kalbar. Sebab, pemerintah provinsi setempat sudah menyediakan lahan yang menjadi lokasi pembangunan PLTN.
Anhar lantas menyampaikan sejumlah alasan pentingnya PLTN bagi bangsa Indonesia. Di antaranya, satu unit PLTN dapat menyinari 1,6 juta unit rumah. Kemudian waktu operasionalnya 24 jam selama tujuh hari. Lalu dengan pembangunan dua unit PLTN, bisa membuka lapangan pekerjaan untuk 25 ribu orang.
Menristek Bambang Brodjonegoro menanggapi rencana Batan soal pembangunan PLTN itu. Dia mengatakan, Batan perlu menggencarkan kampanye bahwa nuklir itu aman. Sebab, baginya banyaknya jejak digital kasus kecelakaan pusat pembangkit berbasis nuklir, membuat ada masyarakat takut terhadap nuklir.
"Seperti kasus Chernobyl, Fukushima, dan lainnya," katanya. Mantan Kepala Bappenas itu mengatakan masyarakat perlu mendapatkan penjelasan bahwa nuklir itu dibutuhkan. Selain itu juga perlu dikomunikasikan bahwa SDM Indonesia mampu mengelola nukir dengan aman.
Menurut Bambang, kampanye ini perlu dilakukan secara agresif. Sehingga ketika nanti PLTN benar-benar mulai dibangun, masyarakat serta pemerintahnya yakin bahwa nuklir itu aman.
Bambang menyampaikan memang perlu ada sumber energi alternatif. Tujuannya supaya Indonesia menjadi negara yang berdaulat energinya.
"Ketahanan energi itu mutlak," tegasnya. Bambang juga mengatakan nantinya listrik dari PLTN harus bernilai ekonomis.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
