
Warga membersihkan minyak di pesisir pantai akibat bocornya minyak Pertamina di Desa Cemara Jaya, Cibuaya, Kab. Karawang, Selasa (23/07/2019). (Imam Husein/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) terus melakukan penanganan tumpahan minyak (oil spill) dari sumur Pertamina Hulu Energi Off Shore North West Java (PHE ONWJ) yang terjadi sejak Jumat (12/7) lalu. Perusahaan minyak dan gas bumi pelat merah itu terus menambah jumlah static oil boom yang melingkari pusat semburan minyak di anjungan lepas pantai YYA-1 ONWJ. Tujuannya, mengurangi dampak penyebaran minyak yang tumpah ke pesisir pantai (shoreline).
Berdasarkan catatan Pertamina, sejak Kamis (8/8), mereka telah memasang static oil boom sepanjang 4,7 kilometer (Km) dan movable oil boom sepanjang 600 meter. Oil boom merupakan sejenis pelampung yang biasa digunakan untuk mengurung tumpahan minyak di air. Tekstur tumpahan minyak sendiri biasanya seperti jeli, sehingga memungkinkan tetap berada di atas permukaan air.
Direktur Hulu PT Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, oil boom terbukti efektif untuk menutup penyebaran minyak yang terus disemburkan dari sumur YYA-1 ONWJ. Saat ini, posisi oil boom bahkan telah terpasang melingkari hampir sepenuhnya di sekitar YYA-1 & ENSCO 67 dan Soehanah.
"Jadi, static oil boom yang dipasang itu dimaksudkan untuk memastikan ke arah manapun angin berubah oil spill bisa tertampung. Kemudian bisa disedot dengan kapal yang dilengkapi dengan skimmer. Efektivitas ini mulai terbangun sejak tanggal 27 (Juli)," kata Dharmawan di kantor Pertamina, Jakarta, Kamis (8/8).
Sebagai bukti, kata dia, rata-rata tangkapan kapal combat oil spill setiap harinya mulai meningkat. Tercatat rata-rata tangkapan spill oil offshore (laut) mencapai 400-500 barrel per hari (bph). Sedangkan sebelum menambah static boom oil tangkapannya hanya berada di kisaran 35-90 bph.
Menurut Dharmawan, itu menandakan penyebaran oil spill berhasil mulai diredam oleh Pertamina. Daerah pesisir pantai yang tercemar juga mulai sedikit tertangani. Hanya saja, beberapa oil spill masih bisa loncat dari kepungan oil boom dikarenakan adanya ombak besar.
"Kami semakin bisa menampung dan kami semakin bisa memahami ukuran dari spill YYA-1 ini berapa," terangnya.
Di tempat yang sama, Incident Commander PHE ONWJ yang ditunjuk oleh Pertamina, Taufik Adityawarman mengatakan, pihaknya telah berencana akan menambah static oil boom lagi di sekitar lokasi semburan. Rencananya, peralatan itu akan dipasang melingkar sepenuhnya. Juga akan ditambahkan pelapis ganda untuk daerah yang mengarah Kepulauan Seribu dan Tanjung Priok.
"Karena apa? Kalau ada ombak besar itu (oil spill) loncat. Jadi, kemungkinan itu sudah kami pikirkan dan sudah kami rencanakan dan lakukan di lapangan," katanya.
Selain oil boom, mereka juga telah menerjunkan empat oil skimmer untuk mengangkat tumpahan minyak yang terkepung oil boom. Pertamina juga telah menerjunkan 44 kapal combat oil spill untuk penampungan tumpahan minyak, yang kemudian akan dibawa ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk diurus lebih lanjut.
"Jadi, limbah itu nggak sembarang. Kami serah-terimakan ke KLH. Ada kapal penampung untuk storaging, terus dia (KLH) angkat lagi ke storage bus. untuk selanjutnya dibawa ke Marunda," pungkasnya.
Berikut data oil spill yang telah diangkat oleh Pertamina, baik di laut lepas (offshore) ataupun pesisir (shoreline).
1. Total oil spill yang berhasil diangkat dari offshore (laut): 3.965,71 barel
2. Total jumlah karung shoreline (darat): 1.047.386 karung (per 7 Agustus 2018 pukul 18.00 WIB)
3. Total tonnase: 4.915.944 Kg (rata-rata berat per karung: 4,6 ton).
4. Estimasi oil spill content per karung: max 10 persen (selebihnya pasir, batu dan sebagainya)
5. Daerah yang terdampak yang paling banyak dan berulang terkena oil spill: Desa Sedari dan Cemara Jaya
6. Daerah terdampak yang tidak selalu berulang terkena oil spill: Pantai Pelangi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
