
Photo
JawaPos.com - Semakin mendekati akhir tahun, para pelaku bisnis properti makin agresif menerapkan strategi-strategi untuk bertahan. Pengembang properti seperti PT Fortune Mate Indonesia Tbk, misalnya. Karena properti komersial sedang lesu, mereka menggenjot pasar rumah tapak pada semester II ini.
Sekretaris Perusahaan PT Fortune Mate Indonesia Tbk Agustinus Agus Sunarto mengakui bahwa pandemi Covid-19 memang memukul industri properti. Selama ini perseroan sangat mengandalkan sektor pergudangan untuk menopang penjualan. Kontribusinya 70 persen.
"Tetapi, nyatanya virus korona membuat kinerja pergudangan dan ruko lesu karena ada pembatasan sosial dan anjuran work from home," jelasnya kemarin (19/8).
Kendati demikian, Agus tidak mau tinggal diam. Agar tetap ada pemasukan, perseroan agresif mencari peluang pasar. Misalnya, menggarap perumahan yang menyasar konsumen kelas menengah ke bawah.
"Di akhir 2020 ini kami akan membangun proyek baru. Yaitu, Perumahan Juanda Land sebanyak 40 unit," tuturnya.
Dari total 40 unit yang akan disiapkan Fortune untuk proyek barunya tersebut, saat ini sudah terjual tiga unit. Hal itu menandakan pasar masih membutuhkan hunian meski pandemi.
Namun, untuk target sampai akhir tahun, pihaknya tidak bisa memprediksi apa pun. Sebab, kondisi masih sulit.
"Apalagi, untuk pasar properti ini, Bank Indonesia masih mempertahankan suku bunga acuan 4,5 persen yang membuat minat konsumen turun," katanya.
Terpisah, Ketua Asosiasi Realestat Broker Indonesia (Arebi) Jatim Rudy Sutanto menyebutkan bahwa hunian dengan harga di bawah Rp 500 juta masih potensial. Menurut dia, sasaran properti pada segmen itu adalah para end user. Mereka mulai membutuhkan tempat tinggal. Di sisi lain, angka backlog atau kekurangan rumah masih tinggi.
"Peminat rumah di bawah harga Rp 500 juta sangat banyak. Mulai Juni sudah banyak pembelinya," ungkapnya.
Mengenai produk rumahnya, mayoritas yang ditawarkan berada di wilayah luar Surabaya. Antara lain, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto. Sebab, harga lahan di Surabaya sudah terlalu mahal.
https://www.youtube.com/watch?v=1j8zggAZXrI

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
