
Foto layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/12/2020). Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) ditutup positif 126,82 poin (2,1 persen) pada level 6.104,89` pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: SALMAN TOYIBI/JA
JawaPos.com - Tren positif indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal berlanjut pekan ini. Pasar saham tampaknya tidak akan bergejolak seiring pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali. Para investor masih memperhatikan peningkatan kasus Covid-19 akibat varian Delta di tanah air.
Analis pasar modal Hans Kwee memperkirakan, IHSG berpeluang menguat di awal pekan ini. Namun, IHSG akan terkoreksi pada akhir pekan.
"Dengan support di level 5.939 sampai 5.884 dan resistance di level 6.134 sampai 6.200," katanya kepada Jawa Pos tadi malam.
Sebab, terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi dinamika pasar saham pekan ini. Hans menyebutkan, data non-farm payroll (perubahan tenaga kerja) dan tingkat inflasi Amerika Serikat (AS) masih menjadi perhatian pelaku pasar modal dan keuangan sepekan ke depan. Data non-farm payroll United States Department of Labor menunjukkan kenaikan 850 ribu lapangan kerja selama Juni. Laporan Challenger, Gray & Christmas menyatakan, pemutusan hubungan kerja (PHK) yang direncanakan sejumlah perusahaan AS turun 88 persen dari 2020.
Dari dalam negeri, Indonesia bergulat dengan tingginya kasus penularan Covid-19 varian Delta. Hingga Minggu (4/7), jumlah pasien positif bertambah 27.233 orang secara nasional. Pemerintah lantas menerapkan PPKM darurat Jawa-Bali yang dimulai 3 Juli hingga 20 Juli.
Menurut Hans, meski cukup ketat, pelaku pasar keuangan terlihat tidak terlalu khawatir. Bahkan, menyambut positif keputusan tersebut.
"Karena diharapkan dapat menurunkan angka persebaran Covid-19," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, kapitalisasi pasar tumbuh terbatas 0,38 persen menjadi Rp 7.154,948 triliun dari Rp 7.128,143 triliun.
"Meski pekan lalu ditetapkan PPKM darurat, IHSG masih mampu ditutup pada level psikologis 6.000. Investor asing pada Jumat (2/7) masih mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 257,73 miliar," beber Yulianto.
TREN IHSG SEPEKAN TERAKHIR
28 Juni: 5.950,30
29 Juni: 5.949,55
30 Juni: 5.987,70
1 Juli: 6.001,84
2 Juli: 6.023,01
Sumber: Bursa Efek Indonesia

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
