Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Mei 2019 | 00.08 WIB

Triwulan I 2019, Intiland Bukukan Pendapatan Rp 887,6 Miliar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) melaporkan hasil pencapaian kinerja keuangan sepanjang triwulan I tahun 2019.Berdasarkan hasil laporan keuangan yang berakhir 31 Maret 2018, perseroan membukukan pendapatan usaha Rp 887,6 miliar, atau naik sebesar 25 persen dibandingkan triwulan I 2018 yang mencapai Rp 709,2 miliar.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengatakan kontributor terbesar selanjutnya berasal dari segmen properti investasi yang mencatatkan pendapatan usaha Rp 157,1 miliar atau 18 persen dari keseluruhan.

''Segmen yang merupakan sumber pendapatan berkelanjutan (reccuring income) ini meningkat 13 persen dibandingkan triwulan I 2018 sebesar Rp138,5 miliar,'' katanya dalam siaran pers yang diterima kemarin (30/1).

Dari segmen pengembangan kawasan perumahan, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 144,7 miliar, atau 16 persen dari keseluruhan. Perolehan dari segmen ini mengalami penurunan 61 persen dibandingkan Rp373,3 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan usaha berikutnya bersumber dari pengembangan kawasan industri yang menyumbang Rp 62,4 miliar atau 7 persen dari keseluruhan. Kontribusi pendapatan dari segmen ini berasal dari penjualan lahan industri yang dimiliki perseroan di Ngoro Industrial Park, Mojokerto, Jawa Timur dan pergudangan di Aeropolis.

''Secara umum pendapatan usaha meningkat, baik yang berasal dari development income maupun reccuring income. Kontributor terbesar masih dari development income yang mencapai Rp730,5 miliar atau 82 persen dari keseluruhan,” ungkap Archied.

Segmen properti investasi yang merupakan sumber pendapatan berkelanjutan (recurring income) bagi perseroan memberikan kontribusi sebesar 18 persen atau senilai Rp157,1 miliar. Perolehan tersebut naik sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 138,5 miliar.

“Kontribusi recurring income mengalami peningkatan terutama ditopang oleh naiknya pendapatan dari pengelolaan sarana dan prasarana, perkantoran sewa, dan kawasan industri. Kami percaya kontribusi recurring income akan terus meningkat, seiring dengan penyelesaian beberapa proyek pengembangan mixed-use,” kata Archied.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore