
Aktivitas salah satu mal di Solo. Aris Wasita/Antara
JawaPos.com - Keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menuai reaksi. Para pengusaha Jawa Timur (Jatim) berharap ada kelonggaran-kelonggaran dalam PPKM lanjutan tersebut. Salah satunya adalah menjadikan jam operasional pusat perbelanjaan lebih fleksibel.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi mengaku perlu ada pertimbangan lain terkait dengan jam tutup mal. Yakni, penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan 3M yang ketat di pusat-pusat perbelanjaan. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun menjadi kewajiban bagi para pengunjung maupun pegawai mal.
"Kami mengajukan supaya jam tutup mal dipertimbangkan kembali sesuai Perwali Nomor 67 Tahun 2020. Yakni, sampai dengan pukul 22.00 WIB," kata Sutandi Jumat (22/1). Yang perlu diperketat, menurut dia, justru pelaksanaan protokol kesehatan di luar mal.
PPKM yang akan berlaku sampai 25 Januari dan diperpanjang lagi itu berdampak pada tingkat kunjungan ke mal. Sebelumnya, kunjungan sudah meningkat.
"Desember lalu sudah kembali ke level 80 persen. Tapi, kembali anjlok ke level 50 persen saat pelaksanaan PPKM," paparnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jatim Tjahjono Haryono memberikan evaluasi senada. "Ketika pemerintah mengumumkan akan melaksanakan PPKM, itu saja sudah turun 10–15 persen," ujarnya.
Begitu PPKM benar-benar diterapkan, kunjungan ke kafe dan restoran turun 50–60 persen. Padahal, pemerintah kota sudah memberikan kelonggaran untuk buka sampai pukul 20.00 WIB.
Kondisi itu, menurut Tjahjono, akan semakin buruk jika rencana penutupan Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo pada akhir pekan ini terealisasi. Sebab, kawasan itu menjadi salah satu pusat usaha kafe dan restoran.
"Setidaknya perlu waktu tiga bulan sampai omzet naik kembali," ujarnya berdasar pengalaman PSBB tahun lalu.
https://youtu.be/JlNSykjHNUY

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
