Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 September 2022 | 05.59 WIB

Tak Hanya Buruh Pabrik, Pedagang Pasar pun Susah jika CHT Naik

Pedagang menunjukan minyak goreng curah di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). Selain minyak goreng curah, Harga bahan pokok seperti telur, daging, minyak goreng, ayam potong, cabe masih mengalami fluktuasi harga di pasar rakyat. .-FOTO : - Image

Pedagang menunjukan minyak goreng curah di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). Selain minyak goreng curah, Harga bahan pokok seperti telur, daging, minyak goreng, ayam potong, cabe masih mengalami fluktuasi harga di pasar rakyat. .-FOTO :

JawaPos.com - Aktivitas ekonomi di pasar lesu karena kenaikan harga-harga barang dan jasa. Tidak hanya bahan pangan seperti telur ayam, minyak goreng, dan gula pasir, barang konsumsi lain yang perputarannya cepat seperti rokok juga mengalami kenaikan harga.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Mujiburohman mengatakan, ketika kenaikan harga tidak diikuti dengan naiknya daya beli justru dapat menimbulkan masalah. "Pedagang pasar mengeluhkan kenaikan harga rokok, karena modalnya besar tetapi daya beli masyarakat menurun. Jadi kami menolak segala jenis kenaikan harga termasuk kenaikan cukai," katanya dikutip Selasa (6/9).

Kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok menjadi masalah bagi pedagang pasar karena memicu kenaikan harga di pasaran. "Pedagang pasar dan masyarakat kelas bawah mengeluh," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Organisasi APPSI Don Muzakir mengatakan, pihaknya melakukan survei di 13 pasar di Indonesia dan menunjukkan bahwa pedagang pasar yang menjual rokok mengeluhkan pendapatannya berkurang setiap kali cukai naik. Masalah kenaikan harga dan cukai, katanya, berdampak kepada semua sektor, buruh, petani, dan pedagang.

"Bukan hanya di pasar sini, kawan-kawan di daerah juga. Kami juga ada komunikasi dengan petani dan buruh tembakau terkait ini," katanya.

Dia mengatakan bahwa kenaikan cukai dan harga rokok sangat berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pasar. "Kenaikan harga rokok itu sangat mengurangi pendapatan kami. Modal untuk rokok itu besar," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore