
Photo
JawaPos.com - Sebagai negara kepulauan terbesar dengan garis pantai yang sangat panjang, Indonesia menyimpan potensi besar untuk menjadi eksportir udang Vaname dunia. Potensi itu berjalan seiring dengan usaha untuk terus meningkatkan produksi udang Vaname Indonesia melalui inovasi dan pengembangan teknologi baru.
Generasi baru yang akrab beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru adalah generasi Z, yang juga menunjukkan antusiasme untuk pengembangan budidaya udang Vaname. Seperti yang dilakukan oleh pemuda asal Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, Supriyansyah Yusuf atau yang akrab di sapa Anca SP.
Sebagai putra daerah Kab. Bombana, Anca sangat gemar dan mencintai dunia perikanan. Bersama dengan pemuda SP community, ia memiliki ketertarikan yang sama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan budidaya perikanan.
“Saya dan teman-teman sama-sama mencintai perikanan. Sempat belajar ke Jawa juga tepatnya di Semarang untuk budidaya, dari sana saya memilih kembali ke sini (Bombana) untuk budidaya ikan. Apalagi udang Vaname, saya sangat suka makan udang Vaname sehingga saya membudidayakan udang Vaname,” tuturnya saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Senin (31/1).
Photo
Mengembangkan tambak tradisional menjadi tambak milenial tidaklah mudah. (Istimewa)
Mengembangkan tambak tradisional menjadi tambak milenial diakui Anca tidak semudah membalikkan telapak tangan, terlebih dengan usianya yang masih terbilang muda. Namun justru hal tersebutlah yang menjadikan Anca berani untuk berinovasi dan memilih tambak milenial sebagai solusi dari usahanya.
“Pada prosesnya, budidaya udang Vaname butuh modal yang besar dan juga lahan yang luas. Tapi kita tahu pasar udang Vaname itu begitu besar. Melalui konsep tambak milenial yang memaksimalkan lahan, kita aplikasikan itu kita cobalah. Lalu untuk modal kita maksimalkan juga kepercayaan pemerintah melalui dana LPMUKP kepada kami untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.
Selain bertujuan untuk terus mengembangkan usaha budidayanya, Anca juga memiliki misi untuk memberdayakan generasi muda dan membuka lapangan kerja di tempat sekitar tempat tinggalnya.
“Melalui inovasi yang menjanjikan ini juga, kami ingin berbagi masa depan dengan teman-teman generasi milenial Bombana Sulawesi Tenggara. Berawal dari menjalankan apa yang kita cintai sampai ke depan semoga menjadi inspirasi untuk orang lain,” pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
