
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kantor Kemenparekraf, Jakarata, Rabu (12/2). (Saifan Zaking/JawaPos.com)
JawaPos.com - Para pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah di sektor pariwisata dalam pertemuan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Selasa (29/12). Pengusaha berharap pemerintah bisa berfokus merumuskan kebijakan untuk membenahi tingkat okupansi hotel sehingga kerugian industri pariwisata tidak berkepanjangan.
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pariwisata Kosmian Pudjiaji menjelaskan, tingkat okupansi hotel di destinasi wisata Indonesia masih berada di angka 20 persen pada akhir pekan. Itulah dampak pandemi Covid-19. "Kunjungan (wisatawan, Red) hanya dilakukan yang menggunakan mobil. Pertemuan korporasi habis, wisman habis. Bisa dibayangkan, okupansi hotel ataupun perputaran ekonomi di tempat wisata akan rendah pada 1–2 tahun ke depan."
Menurut Kosmian, upaya pemerintah menggelontorkan insentif pun tidak bakal memberikan pengaruh signifikan dengan tingkat okupansi yang masih sangat rendah. Dia menyebut beberapa upaya alternatif untuk meningkatkan okupansi hotel di destinasi wisata. Di antaranya, insentif pajak bagi korporasi dan menyiapkan dana promosi.
Selain itu, insentif harga tiket diberikan bagi wisatawan mancanegara (wisman). Sebab, ada upaya pembukaan kembali untuk kunjungan wisman. Yang terakhir, memberikan insentif bagi semua instansi pemerintahan untuk mengadakan pertemuan di destinasi wisata.
"Bila upaya yang dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha optimal, ditargetkan tingkat okupansi tahun depan bisa bergerak ke level 40 persen pada masa akhir pekan dan bergerak ke 5 persen pada tahun berikutnya," paparnya.
https://www.youtube.com/watch?v=Q1fu19GAKRY

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
