Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 31 Agustus 2020 | 00.03 WIB

Airlangga: Jika Kontraksi Kuartal-III Lebih Baik, Artinya Bukan Resesi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak masyarakat untuk tidak terpaku pada persoalan resesi. Yang terpenting, kata dia, pertumbuhan ekonomi tetap terjaga tanpa mengabaikan protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19.

"Hari ini kita tidak persoalkan resesi atau bukan resesi. Tetapi penting kita jaga kehidupan masyarakat dengan social safety net dan kemudian kita menjaga agar pertumbuhan tetap terlihat," ujarnya di Jakarta, Minggu (30/8).

Bagi Airlangga, jika pertumbuhan ekonomi pada kuartal-III 2020 masih berada di level negatif, namun angkanya lebih kecil dari kontraksi kuartal sebelumnya, maka negara itu tidak mengalami resesi. "Indonesia pada kuartal-II pertumbuhan ekonominya -5,32 persen. Secara teori masuk ke arena resesi kalau pertumbuhan ekonomi 2 kuartal berturut-turut semakin turun. Tapi kalau ada perbaikan dari -5,32 persen ke angka (negatif yang) lebih rendah, itu teknikali bukan resesi," jelasnya.

Airlangga meyakini kondisi ekonomi RI makin membaik jika dilihat dari berbagai indikator. Seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar yang makin membaik.

"Kita melihat bahwa stock market kita dari yang terendah bulan April 3.000an, indeks Rupiah di atas Rp 16.000. Nah sekarang semuanya sudah terlihat dalam jalur yang lebih trending positif," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore