
Menteri PPN dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro
JawaPos.com - Masih kurang optimalnya akses sanitasi membuat jumlah penduduk Indonesia yang buang air besar sembarangan (BABS) cukup tinggi. Tercatat, ada 25 juta penduduk yang melakukan BABS.
Dari akses sanitasi layak, persentasenya hanya sebesar 77 persen. Jumlah itu ditargetkan bakal meningkat jadi 100 persen pada 2024 mendatang.
"Hari ini, masih ada 25 juta penduduk Indonesia BABS. Karena apa? karena sanitasinya masih belum memadai," ujarnya di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Kamis (28/3).
"Kita harapkan 2024 menjadi 100 persen. Kita akan terus membangaun danau dan seterusnya," tambahnya.
Selain itu, mantan Menteri Keuangan ini juga masih menyayangkan pencemaran air sungai yang disebabkan oleh pembuangan limbah tinja yang sembarangan. Hal itu membuat air bersih menjadi tercemar.
"Idealnya ke instansi air limbah, tapi banyak daerah di Indonesia dibuangnya ke sungai. Orang Indonesia 25 juta masih BABS walaupun sebagian bilangnya karena kebiasaan, dikasih WC pun masih BABS," pungkasnya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
