
Menteri Keungan Sri Mulyani. Foto: Dok Pemberitaan Parlemen
JawaPos.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung telah menyita sejumlah aset dari skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menteri Keuangan (Keuangan) Sri Mulyani Indrawati menyebut, pemerintah telah menyita sebanyak 49 bidang tanah terkait dengan skandal BLBI. Sebanyak 49 bidang tanah itu tersebar di empat titik lokasi yang luasnya mencapai luasnya 5.291.200 meter persegi.
"Lokasinya ada di Medan, Pekanbaru, Bogor dan hari ini kita hadir secara fisik di Tangerang Karawaci," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (27/8).
Untuk aset tanah yang berada di wilayah Karawaci, kata Sri Mulyani, memiliki luas sekitar 25 hektare (ha). Adapun nilai aset Lippo Karawaci nilainya mencapai triliunan rupiah. "Menurut Pak Bupati 1 meter persegi, sekarang 20 juta jadi 25 hektar ini nilainya triliunan," ucapnya.
Sri Mulyani mengungkapkan, aset yang disita oleh pemerintah tersebut telah dipasangi plang negara. Ia pun mengapresiasi kepada semua pihak yang telah membantu Satgas BLBI dalam menyita aset tersebut. Harapannya, tim BLBI melakukan pengamanan di tempat lain dengan memberi tanda yang jelas jika ada aset kepemilikan negara.
"Tidak hanya Kemenkeu yang mengelola aset negara tapi ada simbol dari Kepolisian, Kejaksaan, Polhukam, ATR, Kemenkumham ini bagus," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
