
Konferensi pers jelang pameran Megabuild Indonesia 2027 akan berlangsung pada 10-13 Juni 2027 di NICE PIK 2, Jakarta. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pameran Megabuild Indonesia 2027 akan berlangsung pada 10-13 Juni 2027 di NICE PIK 2, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-24, acara ini menggabungkan berbagai sektor, mulai dari material bangunan, konstruksi, arsitektur, interior, furnitur, hingga properti.
Diselenggarakan oleh Panorama Media, pameran menargetkan lebih dari 45.000 pengunjung selama empat hari. Pameran tersebut akan menempati area seluas lebih dari 50.000 meter persegi.
Direktur Panorama Media Royanto Handaya mengatakan, penyelenggaraan tahun depan dirancang untuk mempertemukan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem.
Baca Juga:Kuliner Enak dari Pontianak yang Belum Banyak Diketahui, Ada Bakmi Kepiting Sampai Pisang Goreng Sri
“Industri bangunan tidak berdiri sendiri. Di dalamnya ada keterhubungan antara material, konstruksi, arsitektur, interior, furnitur, hingga properti. Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan berbagai sektor tersebut, sehingga brand dapat menjangkau pasar yang lebih luas, membangun koneksi yang relevan, dan membuka peluang kolaborasi baru,” ujar Royanto di Jakarta, Kamis (29/10).
Adapun pameran ini akan digelar bersama Keramika Indonesia, Megafurniture Indonesia, Megaproperty Expo, dan Megaliving Expo. Rangkaian tersebut mencakup kebutuhan pembangunan, penataan interior, furnitur, properti, hingga hunian.
Pada penyelenggaraan mendatang, Megafurniture Indonesia juga berkolaborasi dengan World Furniture Expo Indonesia (WOFX) melalui kerja sama dengan Worldex untuk memperluas cakupan industri furnitur dan interior.
Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Pusat Adi Surya menilai, perkembangan desain interior menuntut para desainer untuk terus mengikuti inovasi produk dan material.
“Desain interior harus memperhatikan fungsi dan aktivitas demi memberikan kenyamanan serta pengalaman bagi penggunanya, yang kemudian menampilkan estetika melalui bentuk dan warna. Karena itu, desainer perlu terus mengikuti perkembangan terkini tentang tren, material, furnitur, teknologi dan solusi interior agar dapat menghadirkan ruang yang memiliki karakter, nilai dan makna,” ungkap Adi.
Sementara itu, Wakil Sekretaris 1 Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Ar. Wendy Sudibyo menekankan pentingnya pemahaman terhadap perkembangan material dalam proses perancangan bangunan.
“Pemilihan material memiliki peran penting dalam menentukan kualitas, fungsi, dan karakter sebuah bangunan. Arsitek perlu memahami perkembangan produk, termasuk aspek teknis dan kemungkinan penerapannya, agar dapat memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing proyek,” ujar Wendy.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022