
Dinsos Surabaya lakukan verifikasi ulang 3.283 aduan soal penetapan desil yang tak sesuai kondisi riil. (Diskominfo Surabaya)
JawaPos.com – Program pengentasan kemiskinan dalam setahun terakhir dievaluasi. Angka kemiskinan ekstrem diklaim turun cukup menjanjikan.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengungkapkan, bahwa kemiskinan ekstrem telah mengalami penurunan dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025.
“Artinya ada sekitar 0,48 persen penduduk miskin ekstrem telah naik kelas,” ujarnya usai memimpin rapat evaluasi pelaksanaan penanggulangan kemiskinan sesuai Inpres 8/2025, di Jakarta, Senin petang (27/4).
Baca Juga:Wajib Sertifikat Halal Direlaksasi hingga Oktober 2028, LPPOM Harap Tak Buat Tunda Pendaftaran
Secara jumlah, penduduk miskin ekstrem berkurang dari 3,56 juta jiwa menjadi 2,2 juta jiwa. Artinya, ada sekitar 1,36 juta warga miskin ekstrem telah naik kelas.
Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari intervensi program yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Diantaranya, program makan bergizi gratis (MBG) dan penguatan kedaulatan pangan. Kedua program tersebut dinilai mampu meningkatkan daya beli sekaligus produktivitas masyarakat.
“Yang paling berdampak tentu program makan bergizi gratis, kemudian kedaulatan pangan,” ungkap menteri yang akrab disapa Cak Imin tersebut.
Program MBG disebutnya telah berhasil menjangkau 60,2 juta penerima manfaat. Belum lagi perputaran ekonomi kerakyatan di dalamnya yang banyak melibatkan UMKM setempat.
Kemudian, terkait kedaulatan pangan, program ketersediaan pupuk dinilainya sangat berdampak pada tingkat produktivitas petani. Nilai Tukar Petani (NTP) diklaim naik. Data Kementerian Pertanian menunjukkan NTP di tahun 2025 mencapai angka 125,35, tertinggi sampai saat ini.
“Kampung Nelayan juga, itu program-program yang langsung konkret bisa dirasakan akibat skala prioritas yang tepat,” sambungnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022