Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14.46 WIB

IHSG Diprediksi Kembali Terkoreksi Hari Ini, Cermati Rentang 6.290–6.394

Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali terkoreksi pada perdagangan Kamis (27/8), setelah ditutup terkoreksi sebesar 1,48 persen ke level 6,405 pada perdagangan Rabu (26/8).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), cermati area koreksi IHSG yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 6,290-6,394. Adapun area penguatan IHSG akan menguji area 6,666.

Adapun level support IHSG berada di 6,373, 6,272. Sementara itu, level resistance berada di 6,599 dan 6,705.

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Saham ADRO terkoreksi 0,76 persen ke level 2.610 dan disertai munculnya tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADRO saat ini sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [v].
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.540-2.610, dengan target harga 2.700 hingga 2.770 dan stop loss di bawah 2.500.

Sementara itu, saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BUVA terkoreksi 4,73 persen ke level 705 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan posisi BUVA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B.

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 630-700, dengan target harga 820 hingga 865 dan stop loss di bawah 595.

Untuk saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy. Saham DSNG menguat 0,68 persen ke level 1.470 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Penguatannya pun mampu menembus MA200.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore