
Aktivitas Koperasi Merah Putih Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Badiul Hadi, menilai keberadaan Kopdes Merah Putih berpotensi menggerus usaha lokal apabila masuk ke sektor usaha yang selama ini telah dijalankan oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Pasalnya, Kopdes Merah Putih memperoleh dukungan modal, subsidi, dan akses distribusi dari pemerintah sehingga menciptakan persaingan yang tidak seimbang.
"Potensi menggerus usaha lokal sangat mungkin terjadi apabila koperasi masuk ke sektor yang telah dijalankan UMKM dengan dukungan modal, subsidi, dan akses distribusi dari negara. Persaingan menjadi tidak seimbang," ujar Badiul kepada JawaPos.com, Sabtu (18/7).
Badiul mengatakan, effek yang akan diberikan oleh Kopdes Merah Putih hanya akan muncul jika koperasi berfungsi sebagai agregator, bukan kompetitor pelaku usaha desa.
Lanjutnya, ia menilai Kopdes Merah Putih seharusnya berperan sebagai pengungkit ekonomi, bukan menjadi pelaku usaha yang justru mengambil pangsa pasar anggotanya sendiri.
"Kopdes Merah Putih seharusnya menjadi economic enabler, bukan pelaku usaha yang mengambil pasar anggota. Fokusnya harus pada pengadaan bersama, pengolahan hasil produksi, perluasan akses pembiayaan, penguatan logistik, pemasaran, hingga digitalisasi," ujarnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut akan memperkuat daya saing pelaku UMKM di desa tanpa memindahkan keuntungan dari pelaku usaha lokal ke lembaga baru.
"Dengan begitu, koperasi berfungsi memperkuat daya saing UMKM, bukan memindahkan keuntungan dari pelaku usaha lokal ke lembaga baru," ucapnya.
Badiul melanjutkan, jika dibandingkan dengan usaha ritel Kopdes Merah Putih akan sulit bersaing secara langsung. Ia menjelaskan dengan jaringan ritel modern yang memiliki keunggulan dari sisi permodalan, teknologi, hingga efisiensi rantai pasok.
“Meniru model minimarket justru menjadi jebakan. Koperasi harus membangun keunggulan pada ekonomi lokal, jejaring anggota, dan layanan yang tidak dapat diberikan ritel modern," katanya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
