
Direktur TI & Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu menerima penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026 di The Westin Jakarta, Senin (29/6). (Istimewa)
JawaPos.com – PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026, yang diselenggarakan oleh Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz di The Westin Jakarta, pada Senin (29/6).
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur TI & Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu. Apresiasi ini menjadi bukti nyata atas konsistensi dan kepemimpinan Pegadaian, sebagai pelopor hadirnya ekosistem Bank Emas pertama di tanah air dalam transformasi layanan keuangan berbasis emas.
“Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada Pegadaian. Penghargaan ini merupakan buah dari komitmen kami dalam menghadirkan inovasi produk dan memperluas inklusi keuangan berbasis emas. Kami berharap apresiasi ini semakin mendorong Pegadaian untuk memberikan produk dan layanan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. Bersama Danantara, Insan Pegadaian senantiasa hadir melayani sepenuh hati untuk MengEMASkan Indonesia,” ujar Yos Dappu.
Langkah Pegadaian dalam menggeluti bisnis bullion bergerak sangat progresif. Setelah mengantongi izin usaha resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Desember 2024, PT Pegadaian (Persero) secara resmi meluncurkan Layanan Bank Emas pada 26 Februari 2025 yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sebagai pionir di industri ini, Pegadaian memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan berbagai aktivitas usaha bullion yang dirancang untuk mengubah aset emas menjadi instrumen keuangan yang produktif dan likuid. Layanan tersebut meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, serta Perdagangan Emas.
Keunggulan Pegadaian dalam memimpin industri bullion bank disokong oleh ekosistem yang telah dibangun, mulai dari keahlian penaksiran emas hingga mekanisme gadai emas hingga lebih dari 125 tahun berjalan, serta tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi.
Dari sisi kesiapan fisik, Pegadaian didukung oleh infrastruktur yang memadai serta portofolio perusahaan yang sangat sehat, bahkan Pegadaian memiliki ruang penyimpanan emas (vault) berstandar internasional. Kehadiran aplikasi Tring! by Pegadaian juga semakin menyempurnakan ekosistem tersebut, sehingga masyarakat dapat bertransaksi produk dan layanan Pegadaian dengan mudah dimana saja dan kapan saja.
Hingga periode Mei 2026, total kelolaan ekosistem emas Pegadaian termasuk lini bisnis gadai, telah menyentuh angka fantastis sebesar 153,72 Ton. Melalui sinergi erat bersama ekosistem Danantara dan perluasan layanan bullion, PT Pegadaian (Persero) optimistis dapat terus mengedukasi masyarakat agar tidak lagi memandang emas sebagai investasi yang hanya bisa disimpan, melainkan aset keuangan produktif yang mampu mengakselerasi kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh ekonomi nasional.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
