Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juni 2026 | 06.42 WIB

Pengusaha Muda Masih Terkendala Modal dan Pendampingan, Ekosistem Wirausaha Dinilai Perlu Diperkuat

ILUSTRASI. Anak muda. - Image

ILUSTRASI. Anak muda.

JawaPos.com - Di tengah upaya mendorong kemandirian ekonomi generasi muda, akses permodalan yang terbatas serta minimnya pendampingan usaha masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak pelaku usaha muda di Indonesia.

Survei Jajak Pendapat (Jakpat) 2026, menunjukkan 60 persen generasi muda mengaku belum memiliki cukup dana untuk memulai usaha dan 41 persen merasa bingung harus mulai dari mana.

Padahal di sisi lain, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap 97 persen tenaga kerja Indonesia, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian 2025.

Menjawab permasalahan tersebut, berbagai inisiatif yang menggabungkan pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, bantuan modal, dan pendampingan berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperbesar peluang usaha berkembang secara berkelanjutan.

Salah satunya lewat kolaborasi yang dilakukan Prudential Syariah dan LAZ Al-Azhar untuk hadir bukan hanya sebagai pemberi modal, tetapi sebagai mitra perjalanan generasi muda menuju kemandirian ekonomi serta menjadi entrepreneur di masa depan.

"Melalui SIGAP dan Satu Social Space, kami ingin memastikan bahwa setiap generasi muda Indonesia, terutama yang selama ini menghadapi keterbatasan akses proteksi, memiliki ruang untuk bertumbuh dan keberanian untuk bermimpi lebih besar. Hal ini juga menjadi esensi dari kampanye Satu Yang Melindungi, perlindungan yang hadir di setiap ruang kehidupan, di setiap tahap perjalanan keluarga Indonesia," ujar Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama di Jakarta dikutip Jumat (26/6).

Inisiatif ini dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan menyeluruh bagi para peserta terpilih baik dari masyarakat umum maupun alumni santri Rumah Gemilang Indonesia (RGI), pusat pemberdayaan pemuda produktif binaan LAZ Al-Azhar untuk mencetak ribuan generasi mandiri dari seluruh Indonesia.

Peserta akan mendapatkan pelatihan manajemen keuangan, literasi dan inklusi keuangan syariah, bantuan modal usaha, pelatihan kewirausahaan, pendampingan selama dua tahun ke depan, serta monitoring berkelanjutan oleh LAZ Al-Azhar dan Prudential Syariah. 

Tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis dan akses permodalan, SIGAP juga menanamkan nilai akhlakul karimah sebagai fondasi dalam berwirausaha, agar setiap usaha yang lahir membawa keberkahan bagi pelaku maupun masyarakat sekitarnya. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore